Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI

Universitas Indonesia. (ANTARA/ Foto: Humas UI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mahasiswa Program Studi Bisnis Kreatif Vokasi Universitas Indonesia (UI) memperkenalkan Rekat, sebuah bra inklusif yang dirancang untuk mempermudah proses berpakaian bagi perempuan dengan keterbatasan motorik, lansia, maupun penyandang disabilitas.

Baca juga:

Trik Mudah Gunakan Bra Tape

Patricia Revi De Mila, salah satu anggota tim pengembang, menjelaskan motivasi di balik proyek ini. Menurutnya, Rekat hadir tanpa mengorbankan kenyamanan dan estetika, sekaligus membuka jalan bagi fesyen yang lebih ramah aksesibilitas.

Aktivitas berpakaian merupakan rutinitas dasar harian yang sering kali menjadi tantangan besar bagi perempuan dengan keterbatasan fisik, bahkan memengaruhi kemandirian serta rasa percaya diri mereka,

Patricia Revi De Mila, mahasiswa UI.

Dalam keterangan kepada media, dikutip Kamis (9/7), Total ada lima mahasiswa UI yang terlibat dalam pengembangan bra Rekat. Dilansir Antara, kelima mahasiswa itu Patricia Revi De Mila, Quency Nova Mardira, Aulia Attaya, Nayang Nurizah, dan Annas Tasya.

Baca juga:

Empower Bra Desain Khusus Perempuan Istimewa

Teknologi dan Kelebihan Bra Rekat

Proyek bra Rekat ini lahir dari mata kuliah Pengembangan Produk yang menuntut mahasiswa mengidentifikasi masalah riil di masyarakat, merancang solusi, hingga menghasilkan prototipe fungsional.

Teknologi bra Rekat menggunakan pendekatan user-centered design dengan struktur bra tanpa kawat (wireless bra) yang dilengkapi sistem front magnetic interlock.

Baca juga:

Segera Ganti Bra Jika Kondisinya Seperti Ini

Mekanisme pengait magnet di bagian depan memungkinkan pengguna mengenakan dan melepas pakaian dengan gerakan sederhana, berbeda dari pengait konvensional di bagian belakang.

Proses pengembangan Rekat sendiri memakan waktu tiga bulan, mencakup studi literatur, riset kebutuhan, eksplorasi material, hingga wawancara mendalam dengan calon pengguna.

Inovasi terbaik hadir dari kemampuan memahami kebutuhan pengguna dan menyederhanakan pengalaman mereka. Dari proses ini, kami menyadari bahwa empati merupakan bagian penting dalam menciptakan solusi yang relevan dan berdampak,

Patricia Revi De Mila, mahasiswa UI.

Pasar Besar Fesyen Inklusif di Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.

Angka ini menunjukan besarnya pasar produk fesyen inklusif, terutama pakaian dalam yang selama ini jarang tersentuh inovasi berbasis desain inklusif.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, menegaskan Rekat adalah manifestasi nyata dari bagaimana sains dan kreativitas di dalam kelas ditransformasikan menjadi aksi sosial.

Baca juga:

Jangan Salah Pilih Pakaian Dalam Demi Kesehatan Jangka Panjang

Menurutnya, Rekat berpotensi menjadi model inovasi fesyen inklusif di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya produk kreatif lain yang ramah disabilitas dan berkeadilan sosial.

“Rekat menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat,” tandas Dr Safrin. (*)

#Bra #Universitas Indonesia #Penyandang Disabilitas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
PP Nomor 31 Tahun 2026 Resmmi Terbit, ini Keuntungannya untuk Disabilitas Indonesia
Peraturan ini sangat dinantikan karena membuka kemudahan dan kesempatan yang luas bagi penyandang disabilitas.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
PP Nomor 31 Tahun 2026 Resmmi Terbit, ini Keuntungannya untuk Disabilitas Indonesia
Indonesia
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
ADEM bekerja dengan memanfaatkan suhu tanah yang relatif stabil pada kedalaman tertentu. Udara dari luar dialirkan melalui jaringan pipa PVC yang ditanam di bawah tanah dan disusun berkelok (serpentine).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
Indonesia
JHL Foundation Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Anak Disabilitas di Bajawa
JHL Foundation menyalurkan bantuan untuk warga Bajawa, NTT. Bantuan tersebut juga diberikan kepada anak disabilitas.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
JHL Foundation Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Anak Disabilitas di Bajawa
Indonesia
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
QS World University Rankings 2027 menempatkan 7 kampus Indonesia di 500 besar dunia. UI tetap teratas, namun budaya riset masih jadi pekerjaan rumah besar.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
Fashion
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Data BPS 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Indonesia
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Bahwa keberhasilan mempertahankan posisi di 200 besar dunia merupakan modal yang harus terus dipacu, bukan titik untuk berpuas diri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Indonesia
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Aksi yang digerakkan BEM Universitas Indonesia (UI) ini rencananya bakal berlangsung setelah salat Jumat, dengan tema besar “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Indonesia
Tokoh Indonesia Pimpin Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Negara-negara di ASEAN itu masih banyak yang memarjinalkan masyarakat difabel.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Tokoh Indonesia Pimpin Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Bagikan