Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak

Ilustrasi pekerja. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah pengangguran di DKI Jakarta kini tercatat mencapai 333,86 ribu orang. Angka ini diketahui berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta pada Februari 2026.

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto mengatakan, jumlah pengangguran itu turun tipis dibanding Februari 2025. Penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tercatat sebesar 0,15 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

"TPT Jakarta hasil Sakernas Februari 2026 sebesar 6,03 persen. Artinya, dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar enam orang penganggur," kata Kadarmanto dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/5).

Kesenjangan TPT masih terlihat jika dilihat berdasarkan jenis kelamin. Pada Februari 2026, TPT laki-laki sebesar 6,54 persen, atau lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan sebesar 5,28 persen.

Baca juga:

MBG Bakal Serap 1,5 Juta Tenaga Kerja, Kepala Daerah Melaporkan Penurunan Pengangguran

Sedangkan dari sisi pendidikan, lulusan SMA umum masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran tertinggi. Kondisi ini menunjukkan belum optimalnya penyerapan tenaga kerja bagi lulusan pendidikan menengah.

"Pada Februari 2026, TPT tamatan SMA umum merupakan yang tertinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, yaitu sebesar 7,58 persen," ucapnya.

Sementara itu, tingkat pengangguran terendah tercatat pada lulusan Diploma I/II/III sebesar 3,58 persen. Adapun lulusan SMK mencatat TPT sebesar 8,15 persen, disusul universitas 3,79 persen, SD ke bawah 5,32 persen, dan SMP 3,87 persen.

Lalu di tengah dinamika tersebut, jumlah angkatan kerja di Jakarta justru meningkat. Total angkatan kerja mencapai 5,53 juta orang, dengan 5,20 juta di antaranya bekerja.

Baca juga:

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!

Jika dibandingkan dengan Februari 2025, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 57,64 ribu orang, sementara jumlah penduduk bekerja bertambah 62,18 ribu orang. Di sisi lain, jumlah pengangguran turun 4,54 ribu orang.

Partisipasi masyarakat dalam pasar kerja juga mengalami kenaikan tipis. Hal ini tercermin dari tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). TPAK pada Februari 2026 sebesar 65,48 persen, naik 0,08 persen poin dibanding Februari 2025.

Namun, kesenjangan partisipasi antara laki-laki dan perempuan masih cukup lebar. TPAK laki-laki tercatat 78,83 persen, jauh di atas perempuan yang sebesar 52,26 persen.

Sementara dari sisi lapangan usaha, sektor perdagangan masih menjadi penopang utama penyerapan tenaga kerja di Jakarta. Struktur ini menunjukkan dominasi sektor jasa dalam perekonomian ibu kota.

"Perdagangan besar dan eceran menjadi lapangan usaha dengan kontribusi terbesar, yaitu sebesar 22,40 persen," imbuhnya.

Baca juga:

Pengangguran Laki-Laki Masih Lebih Tinggi dari Perempuan, 7,35 Juta Orang Masih Menganggur

Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menyerap 13,28 persen tenaga kerja, transportasi dan penyimpanan 11,85 persen, industri pengolahan 10,74 persen, serta aktivitas jasa lainnya 10,53 persen.

Sementara itu, mayoritas pekerja di Jakarta masih berstatus buruh atau karyawan. Proporsinya mencapai lebih dari separuh total penduduk bekerja.

Pada Februari 2026, penduduk bekerja di Jakarta paling banyak berstatus buruh/karyawan/pegawai, yaitu sebesar 57,91 persen.

Meski demikian, porsi pekerja formal justru mengalami sedikit penurunan. Dari total pekerja, sebanyak 3,22 juta orang atau 61,87 persen bekerja di sektor formal, sementara 38,13 persen berada di sektor informal. (Asp)

#Tingkat Pengangguran #Pekerjaan #Pengangguran #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Progres Pembangunan MRT Lanjutan Bundaran HI ke Kota sudah Capai 63 Persen
Pembangunan MRT Jakarta merupakan salah satu dari tiga mandat yang diberikan pemerintah pusat kepada MRT Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Progres Pembangunan MRT Lanjutan Bundaran HI ke Kota sudah Capai 63 Persen
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Pemprov DKI terus memperluas skema creative financing, kerja sama pemanfaatan aset, serta pemenuhan kewajiban pengembang untuk membiayai infrastruktur dan fasilitas publik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Keluhan Warga Mengenai Bau Pengolaan Sampah RDF Rorotan Turun
Fasilitas RDF Plant Rorotan dirancang memiliki kapasitas 2.200 hingga 2.400 ton per hari.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Gubernur Pramono Klaim Keluhan Warga Mengenai Bau Pengolaan Sampah RDF Rorotan Turun
Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemkot Jakpus Serius Berantas Peredaran Ilegal Tramadol
Mendorong peningkatan pengawasan secara berkala, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku dan penyalur obat ilegal.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
DPRD DKI Minta Pemkot Jakpus Serius Berantas  Peredaran Ilegal Tramadol
Indonesia
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono: Polisi masih Selidiki
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses investigasi.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono: Polisi masih Selidiki
Indonesia
Ruang Operasional Dishub Terimbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Lampu Lalu Lintas Tetap Beroperasi
Dishub juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan pengaturan lalu lintas tetap berjalan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ruang Operasional Dishub Terimbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Lampu Lalu Lintas Tetap Beroperasi
Indonesia
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono Sebut tak Ada Korban Jiwa dan Data Perpajakan Aman
Gubernur menegaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono Sebut tak Ada Korban Jiwa dan Data Perpajakan Aman
Bagikan