Headline

Fadli Zon Pertanyakan Urgensitas Pemindahan Ibu Kota Negara

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 20 Agustus 2019
Fadli Zon Pertanyakan Urgensitas Pemindahan Ibu Kota Negara

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Umum DPR Fadli Zon mengomentari keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan.

Fadli mengatakan bahwa dirinya tidak ada masalah dengan itu. Namun, ia menilai langkah tersebut belum pas untuk saat ini.

Baca Juga: Bappenas Pastikan Anggaran Pemindahan Ibu Kota Tak Ganggu Biaya Sektor Lain

Pernyataan itu tegas ia katakan, meski harus berbeda dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang menyatakan setuju dengan rencana pemerintah itu.

"Apakah urgensinya waktunya kapan dan di mana tempatnya saya kita itu yang perlu di lakukan pengkajian yang mendalam gitu,” ujar Fadli di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (19/8).

Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak setuju ibu kota dipindahkan ke Kalimtanan
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (MP/Asropih)

Fadli memaparkan bahwa kajian mendalam meliputi anggaran dan infrastruktur, jika ibu kota berpindah maka butuh waktu dan biaya yang sangat besar.

"Kalau misalnya ke wilayah yang dekat seperti di Jonggol atau mungkin di Kertajati (Jawa Barat) gitu ya, itu sangat memungkinkan secara kalkulasi dan SDM. Sumber daya dan infrastruktur sebagainya,” paparnya.

Ia berpendapat bahwa tidak ada masalah dengan pemindahan Ibu Kota Negara ke daerah lain. Namun perlu pengkajian mendalam terkait urgensi waktu dan lokasi ibu kota baru.

Baca Juga: Soal Pemindahan Ibu Kota, Fahri Hamzah Singgung Peran Bung Karno

"Begini kalau pemindahan itu enggak ada masalah yang penting apakah urgensinya waktunya kapan dan dimana tempatnya. Saya kira itu yang perlu dilakukan pengkajian yang mendalam gitu loh," ujar Fadli.

Ide pemindahan Ibu kota, kata Fadli Zon, bukan ide Presiden Jokowi namun ide Bung Karno. Jadi kalau bangsa ini sudah cukup banyak uang tak ada masalah memindahkan Ibu kota.

"Kalau perlu pusat-pusat itu dipisah-pisahkan sehingga sentral pertumbuhan barunya banyak gitu. Kalau gagasannya (memindahkan ibu kota) tidak ada yang menolak," tutupnya.(Knu)

Baca Juga: Fadli Zon Minta Jokowi Kaji Ulang Wacana Pemindahan Ibu Kota

#Fadli Zon #Pemindahan Ibu Kota #Ibu Kota #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
KMI 2026 digelar di Makassar pada 30 Oktober–1 November. Sebanyak 500 delegasi akan membahas royalti, hak cipta, AI, dan ekosistem musik Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
Indonesia
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
memperkuat kontribusi UNESCO dalam menghadapi tantangan global, Indonesia mengajukan tiga prioritas utama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Bagikan