Otorita IKN Kebut Normalisasi Sungai Tahap Dua, Banjir Dijamin Enggak Berani Mampir

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Otorita IKN Kebut Normalisasi Sungai Tahap Dua, Banjir Dijamin Enggak Berani Mampir

Ilustrasi: Istana Presiden KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah IKN dan sekitarnya. Fokus utama penanganan tahun ini menyasar wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara melalui serangkaian infrastruktur strategis dan sinkronisasi lintas lembaga.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan bahwa pemerintah pusat kini memulai tahap kedua pengendalian banjir.

Baca juga:

Akhir Tahun Ini Kantor Wapres di IKN Rampung

Langkah ini melibatkan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Timur, dan pemerintah daerah setempat.

"Penanganan banjir fokus dilakukan pada tahun ini. Pemerintah pusat melanjutkan tahap dua penanganan dan pengendalian banjir dengan sejumlah program yang disusun," ujar Alimuddin di Penajam Paser Utara, Senin (12/1).

Tim gabungan saat ini tengah menyelaraskan program normalisasi sungai serta merampungkan rencana induk (master plan) pengendalian banjir. Proyek ini mencakup pembangunan bendungan, sistem drainase modern, hingga perbaikan jembatan dan embung secara bertahap. Selain infrastruktur fisik, OIKN merevitalisasi sungai dengan memperlebar alur air guna meminimalisir risiko luapan saat curah hujan tinggi.

Baca juga:

12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir

Alimuddin menambahkan bahwa faktor alam dan manusia menjadi penyebab utama genangan di wilayah seperti Kecamatan Sepaku.

"Genangan atau banjir tersebut dipicu beberapa faktor, antara lain curah hujan tinggi, pasang air, serta pendangkalan atau sedimentasi sungai," jelasnya.

Selain pembangunan fisik, OIKN secara masif mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Langkah ini bertujuan agar infrastruktur yang telah dibangun tetap terjaga fungsinya dan kesadaran masyarakat meningkat dalam menjaga ekosistem ibu kota baru.

#RUU IKN #UU IKN #Ibu Kota #Ibu Kota Politik #Ibu Kota Nusantara #Otorita Ibu Kota Nusantara #Banjir
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Otorita IKN Kebut Normalisasi Sungai Tahap Dua, Banjir Dijamin Enggak Berani Mampir
Selain infrastruktur fisik, OIKN merevitalisasi sungai dengan memperlebar alur air guna meminimalisir risiko luapan saat curah hujan tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Otorita IKN Kebut Normalisasi Sungai Tahap Dua, Banjir Dijamin Enggak Berani Mampir
Indonesia
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Hujan deras mengguyur Jakarta pada Senin (12/1) sebabkan genangan di sejumlah titik. Akibatnya, beberapa rute TransJakarta dan mikrotrans alami keterlambatan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Indonesia
Semangat Polisi Terobos Kampung Terisolasi di Aceh Dengan Pakai Trail
Setiap kendaraan membawa bantuan untuk warga berupa 120 paket sembako, 450 potong pakaian layak pakai, 150 handuk, 300 set perlengkapan sekolah, serta 300 jaket.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Semangat Polisi Terobos Kampung Terisolasi di Aceh Dengan Pakai Trail
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Indonesia
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Saat ini, BPBD masih melakukan proses pendataan. Matoritas warga masih mengungsi secara mandiri di rumah-rumah kerabat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Indonesia
Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara
Dengan konsep modular yang cepat dan berkualitas, rumah sementara ini bukan sekadar tempat berteduh, melainkan ruang pemulihan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara
Indonesia
49 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir Sumatera Harus Direhabilitasi
Data tersebut merupakan hasil identifikasi cepat pada periode 28 November-10 Desember 2025 dan dapat berubah dengan penambahan terbaru.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
49 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir Sumatera Harus Direhabilitasi
Indonesia
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Luapan air menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Hu’u, Kilo, dan Pajo, dengan enam desa dilaporkan terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Indonesia
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera
Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera
Indonesia
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Sebanyak lima kecamatan terendam banjir susulan tersebut, yakni Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat kembali lumpuh.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Bagikan