12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Arsip Foto - Petani memetik buah kopi arabika gayo di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (26/8/2023). ANTARA FOTO/FB Anggoro
MerahPutih.com - Bencana alam yang melanda Aceh Tengah telah merusakan berbagai infrastrtur sekaligus merusak lahan pertanian.
Seluas 12.638 hektare lahan kopi di Aceh Tengah rusak akibat banjir bandang dan longsor melanda daerah itu pada 26 November 2025.
"Banjir tidak hanya merusak rumah dan fasilitas publik serta merengut korban jiwa, tapi juga berdampak pada sektor pertanian," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Aceh Tengah Mustafa Kamal dihubungi di Banda Aceh, Minggu.
Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara yang telah dihimpun total lahan perkebunan kopi arabika yang rusak mencapai 12 ribuan hektare.
Baca juga:
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
"Kami terus melakukan verifikasi terhadap data kerusakan sehingga khususnya sektor pertanian agar nantinya mendapat penangan secara cepat dan tepat," katanya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
3 Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir, Jembatan Putus
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Korban Bencana di Sumatera Dapat Pembebasan Bunga KUR
Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara
49 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir Sumatera Harus Direhabilitasi
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera