Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas

Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh.(foto: Instagram @asianuktv)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — HUJAN deras dan banjir bandang menyapu Bangladesh dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya 51 orang meninggal dunia dan lebih dari 1 juta orang terdampak akibat cuaca ekstrem ini.

Seperti dilansir BBC, ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka. Lebih dari separuh korban tewas tercatat berada di Cox's Bazar, wilayah yang menjadi tempat tinggal bagi populasi besar pengungsi Rohingya. Pihak berwenang menyebut, hingga Minggu, lebih dari 1 juta orang telah terdampak hujan deras tersebut. Sebanyak 28 dari 51 korban jiwa yang dilaporkan sejauh ini berasal dari Cox's Bazar.

Distrik tersebut menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya, yang membentuk permukiman pengungsi terbesar di dunia. Pekan lalu, beberapa siswa dan seorang guru di distrik tersebut meninggal dunia setelah air bah menerjang sekolah mereka.

Bangladesh merupakan negara dataran rendah yang dialiri banyak sungai dan hampir setiap tahun mengalami hujan deras serta banjir selama musim monsun. Namun, para ahli memperingatkan bahwa perubahan iklim telah membuat curah hujan menjadi lebih ekstrem dan lebih sering terjadi.

Baca juga:

19 Orang Tewas dan 164 Terluka Dalam Kecelakaan Pesawat di Ibu Kota Bangladesh


Hujan deras mulai turun lebih daripada sepekan lalu. Intensitasnya semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir. Otoritas setempat telah mengeluarkan peringatan banjir dan tanah longsor, mengevakuasi keluarga-keluarga yang tinggal di daerah berisiko tinggi, serta menunda pelaksanaan ujian sekolah. Ribuan warga kini dikabarkan tinggal di tempat-tempat penampungan yang disediakan pemerintah.

Di Dhaka, lalu lintas melambat karena banyak ruas jalan tergenang banjir. Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai lutut orang dewasa. Sejumlah media lokal pada Senin mempertanyakan upaya pemerintah sebelumnya dalam memperbaiki sistem drainase di Dhaka.

Sarder Udoy Raihan dari Flood Forecasting and Warning Centre mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kondisi di wilayah tenggara Bangladesh diperkirakan akan segera membaik.

Namun, karena musim monsun masih memengaruhi wilayah timur laut dan utara Bangladesh, ia memperingatkan masih ada kemungkinan terjadinya banjir lebih lanjut di daerah-daerah tersebut.(dwi)

Baca juga:

Situasi India dan Bangladesh Makin Panas

#Bangladesh #Banjir #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Selain potensi hujan lebat di tanah Papua, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi bencana hidrometeorologi lain
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Sistem pemantauan mendeteksi akumulasi awan hujan terpusat di beberapa kepulauan utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ancam Laga Norwegia vs Inggris, FIFA Berpeluang Tunda Pertandingan
Laga Norwegia vs Inggris terancam ditunda karena cuaca ekstrem. FIFA kemungkinan akan menerapkan protokol darurat.
Soffi Amira - Kamis, 09 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ancam Laga Norwegia vs Inggris, FIFA Berpeluang Tunda Pertandingan
Indonesia
Siklon Bavi di Filipina Meluas, Gelombang Laut Ekstrem Ancam Indonesia dalam 24 Jam ke depan
BMKG peringatkan dampak tidak langsung Siklon Tropis Bavi di Laut Filipina, angin kencang di Sulut, Malut, Papua Barat Daya, gelombang laut 1,25–4 meter di Laut Maluku dan Sangihe-Talaud.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Siklon Bavi di Filipina Meluas, Gelombang Laut Ekstrem Ancam Indonesia dalam 24 Jam ke depan
Indonesia
BMKG Prakirakan Langit Jakarta Cerah Sepanjang Kamis, 9 Juli 2026
Memasuki siang hari, pancaran sinar matahari penuh tetap mendominasi atmosfer Jakarta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
BMKG Prakirakan Langit Jakarta Cerah Sepanjang Kamis, 9 Juli 2026
Indonesia
Daftar Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem: Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Intai Kota-Kota di Indonesia
Peta prakiraan cuaca mendeteksi ancaman nyata bagi aktivitas masyarakat luar ruangan sepanjang periode 7 hingga 10 Juli 2026
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
Daftar Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem: Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Intai Kota-Kota di Indonesia
Indonesia
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan konsentrasi penuh selama perjalanan. Hujan lebat disertai kilat berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Di New York, tercatat lebih dari 378 orang telah mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) karena keluhan penyakit terkait gelombang panas
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Indonesia
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Sejumlah Wilayah
BMKG memperingatkan dampak Siklon Tropis Bavi terhadap cuaca Indonesia. Tiga provinsi berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin (6/7).
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Sejumlah Wilayah
Bagikan