Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem

Hujan Lebat saat Kota Jakarta. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jakarta akan terus dilanda banjir jika hujan dengan intensitas tinggi atau ekstrem terjadi, dikarenakan insfrastrukturnya terbatas.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebut infrastruktur pengendali banjir yang ada di ibu kota masih belum sepenuhnya mampu menghadapi curah hujan ekstrem.

Kapasitas desain ini ditentukan dari probabilitas curah hujan yang terjadi, di Jakarta kapasitas desain yang digunakan yaitu 100-150 mm,

kata Kepala Dinas SDA DKI, Ika Agustin Ningrum, Jumat (29/5).

Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.

"Jadi, pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Jakarta efektif untuk curah hujan 100-150 mm, sedangkan untuk curah hujan yang lebih tinggi lagi dibutuhkan kapasitas infrastruktur yang lebih besar," ucapnya.

Ika menambahkan, pihaknya telah memiliki berbagai infrastruktur pengendali banjir, mulai dari pompa air, tanggul sungai, saluran drainase, hingga waduk, situ, atau embung. Berbagai infrastruktur itu dibangun dengan kapasitas desain atau kemampuan menampung dan mengalirkan aliran permukaan dari curah hujan dengan besaran tertentu.

Baca juga:

DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik

Lebih lanjut, Ika menjelaskan, peningkatan kapasitas infrastruktur pengendali banjir membutuhkan lahan dan biaya pembangunan yang jauh lebih besar. Meski begitu, Pemerintah DKI tetap melakukan upaya untuk mengatasi banjir di ibu kota, salah satunya adalah dengan menyediakan pompa stasioner dan pompa mobile.

Berdasarkan data hingga 18 Mei 2026, Pemprov DKI telah memiliki 683 unit pompa stasioner yang tersebar di 246 lokasi. Selain itu, terdapat 540 unit pompa mobile yang tersebar di lima kota administrasi dan Kab. Kepulauan Seribu.

Ika menuturkan, pada rentang waktu 2025-2027, pihaknya juga melakukan pembangunan dan pemeliharaan sungai serta waduk. Hal itu dilakukan melalui proyek JakTirta dan National Capital Integrated Coastal Development/Tanggul Pengaman Pantai (NCICD).

Proyek ini, ucapnya, akan menghadirkan berbagai macam infrastruktur pengendalian banjir yang terdiri dari pembangunan sistem polder secara bertahap.

"Peningkatan prasarana dan sarana kali/sungai seperti peningkatan tanggul, pembangunan waduk atau embung untuk retensi air, peningkatan saluran drainase di wilayah yang rawan banjir,"

pungkasnya. (Asp)

#Suku Dinas Sumber Daya Air #DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Banjir #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Bagikan