Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003

Ilustrasi cuaca panas. ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — GELOMBANG panas membawa korban tak terduga di Jerman. Alih-alih korban meninggal karena kepanasan, Jerman mencatatkan angka kematian karena tenggelam. Sebanyak 99 orang dilaporkan tenggelam di Jerman sepanjang bulan lalu. Itu menjadi jumlah tertinggi sejak gelombang panas ekstrem melanda Eropa pada 2003.

Seperti dilansir The Korea Times, Jerman termasuk salah satu negara yang terdampak gelombang panas menyengat di Eropa Barat pada Juni lalu. Suhu di sejumlah wilayah memecahkan rekor dengan temperatur mencapai 41,7 derajat celsius.

Federasi Penyelamat Nasional Jerman (DLRG), dalam pernyataan pada Minggu (12/7), menyatakan negara itu belum pernah mencatat jumlah korban tenggelam sebanyak ini sejak gelombang panas pada Juni 2003, ketika 107 orang meninggal dunia. Gelombang panas bulan lalu juga memicu kebakaran hutan, mengganggu perjalanan kereta api, serta meningkatkan angka kematian di Jerman.

Baca juga:

Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD

Korban Berusia Muda


Menurut federasi tersebut, sebagian besar korban tenggelam ialah pria berusia muda. Sebagian besar insiden tenggelam terjadi di danau dan sungai. Sebanyak 40 korban berusia di bawah 30 tahun, menjadikannya kelompok usia terbesar di antara korban yang diketahui usianya. Sementara itu, lebih dari 90 persen korban ialah laki-laki.

"Pria cenderung lebih sering mengambil risiko berlebihan dan meremehkan bahaya. Mereka juga lebih sering masuk ke air saat berada di bawah pengaruh alkohol atau zat lainnya," ujar Presiden DLRG Ute Vogt.(dwi)

Baca juga:

Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput

#Jerman #Gelombang Panas #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam
Sebanyak 99 orang dilaporkan tenggelam di Jerman sepanjang bulan lalu.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Selain potensi hujan lebat di tanah Papua, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi bencana hidrometeorologi lain
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Sistem pemantauan mendeteksi akumulasi awan hujan terpusat di beberapa kepulauan utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ancam Laga Norwegia vs Inggris, FIFA Berpeluang Tunda Pertandingan
Laga Norwegia vs Inggris terancam ditunda karena cuaca ekstrem. FIFA kemungkinan akan menerapkan protokol darurat.
Soffi Amira - Kamis, 09 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ancam Laga Norwegia vs Inggris, FIFA Berpeluang Tunda Pertandingan
Indonesia
Siklon Bavi di Filipina Meluas, Gelombang Laut Ekstrem Ancam Indonesia dalam 24 Jam ke depan
BMKG peringatkan dampak tidak langsung Siklon Tropis Bavi di Laut Filipina, angin kencang di Sulut, Malut, Papua Barat Daya, gelombang laut 1,25–4 meter di Laut Maluku dan Sangihe-Talaud.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Siklon Bavi di Filipina Meluas, Gelombang Laut Ekstrem Ancam Indonesia dalam 24 Jam ke depan
Indonesia
BMKG Prakirakan Langit Jakarta Cerah Sepanjang Kamis, 9 Juli 2026
Memasuki siang hari, pancaran sinar matahari penuh tetap mendominasi atmosfer Jakarta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
BMKG Prakirakan Langit Jakarta Cerah Sepanjang Kamis, 9 Juli 2026
Indonesia
Daftar Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem: Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Intai Kota-Kota di Indonesia
Peta prakiraan cuaca mendeteksi ancaman nyata bagi aktivitas masyarakat luar ruangan sepanjang periode 7 hingga 10 Juli 2026
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
Daftar Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem: Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Intai Kota-Kota di Indonesia
Indonesia
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan konsentrasi penuh selama perjalanan. Hujan lebat disertai kilat berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Di New York, tercatat lebih dari 378 orang telah mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) karena keluhan penyakit terkait gelombang panas
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Bagikan