MERAHPUTIH.COM - WARGA Jakarta dibuat geger oleh teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi saat pembukaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Teror berawal dari pengiriman pesan berisi ancaman pengeboman oleh terduga pelaku. Kini terduga dengan inisial MY telah ditangkap pihak kepolisian.
Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengutuk keras kejadian tersebut.
Baca juga:
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk meningkatkan kewaspadaannya di seluruh instansi pendidikan dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak keamanan dalam rangka menjaga keamanan selama beberapa waktu mendatang.
Kalau perlu, harus berkoordinasi dengan aparat keamanan mulai dari Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), kepolisian, hingga TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk melakukan pengamanan.
August Hamonangan, Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta
August menekankan pentingnya menjaga keselamatan anak-anak yang pergi ke sekolah untuk menempuh pendidikan, tapi malah berhadapan dengan ancaman pengeboman yang dapat berakibatan fatal terhadap keselamatannya.
Menurut dia, kejadian ini bukan kali pertama terjadi di Jakarta. Para siswa meringkuk ketakutan di bawah bayang-bayang ancaman pengeboman.
"Akhir tahun lalu, malah ada SMAN yang dibom di wilayah Kelapa Gading. Lingkungan sekolah kita perlu dipastikan keamanannya. Anak-anak yang berangkat ke sekolah untuk belajar perlu dijaga dari ancaman-ancaman seperti ini," tuturnya.(Asp)
Baca juga:
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara

