JPO Kapten Tendean Rusak, Jakarta Good Guide Soroti Kerugian Pengguna Jalan dan Fasilitas Pejalan Kaki yang belum Inklusif

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
JPO Kapten Tendean Rusak, Jakarta Good Guide Soroti Kerugian Pengguna Jalan dan Fasilitas Pejalan Kaki yang belum Inklusif

JPO Tendean nyaris roboh usai ditabrak truk pengangkut crane. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – KERUSAKAN Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, menjadi perhatian komunitas pejalan kaki Jakarta Good Guide. Kondisi tersebut dinilai sangat disayangkan terjadi karena rusaknya fasilitas pejalan kaki yang aman.

Founder Jakarta Good Guide Huan Sholehan, yang juga dikenal sebagai salah satu pemandu wisata senior dan tokoh penting dalam komunitas walking tour Jakarta, menyayangkan kerusakan fasilitas tersebut karena dapat mengganggu aktivitas pengguna JPO.

"Sangat disayangkan peristiwa tersebut karena akan mengganggu pengguna JPO," ujar Huan saat dihubungi via Whatsaap, Selasa (14/7).

Menurutnya, tak cuma JPO Kapten Tendean yang perlu perhatian. Kondisi sejumlah fasilitas umum bagi pejalan kaki di Jakarta masih perlu mendapat perhatian lebih. Tidak sedikit yang mengalami penurunan kualitas akibat usia maupun kurangnya perawatan.

Kondisi fasilitas umum seperti JPO di Jakarta rata-rata memang tidak terawat dengan baik. Kadang terlalu tinggi, bahkan banyak juga yang berlubang karena usia.

Huan Sholehan, Founder Jakarta Good Guide


Huan menilai revitalisasi JPO harus dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan seluruh masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Baca juga:

Transjakarta Antisipasi Kepadatan Lalin Imbas JPO Tertabrak Truk, Rekayasa Pola Operasi Koridor 13

Menurutnya, pembangunan fasilitas penyeberangan tidak cukup hanya memperhatikan fungsi dasar, tetapi juga harus menghadirkan akses yang aman dan nyaman bagi semua pengguna. "JPO sebenarnya sangat membantu, meskipun belum ramah untuk teman-teman disabilitas," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan beberapa persoalan yang masih sering ditemukan pada JPO di Jakarta, seperti tangga yang terlalu tinggi dan material pijakan yang kurang aman. "Kekurangannya, pertama tangganya tinggi. Kedua, keamanan pijakannya, terutama yang menggunakan material besi. Pada JPO lama terkadang sudah banyak yang berlubang," jelasnya.

Selain kondisi JPO, Huan juga menyoroti fasilitas penunjang keselamatan pejalan kaki lainnya, seperti lampu zebra cross yang masih banyak tidak berfungsi dengan baik. Ia bahkan mengaku pernah menjadi korban kecelakaan saat menyeberang jalan.

"Lampu zebra cross juga banyak yang tidak berfungsi. Saya ialah korban tabrakan di zebra cross dua minggu lalu," ungkapnya.

Oleh karena itu, Huan berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan sekaligus pengawasan rutin terhadap fasilitas pejalan kaki di Jakarta. Menurutnya, keberadaan JPO memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, tetapi harus dibangun dengan konsep yang lebih aman, nyaman, dan inklusif.

Rusaknya JPO Kapten Tendean diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama agar fasilitas publik di Jakarta tidak hanya tersedia, tetapi juga benar-benar memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(Tka)






Baca juga:

JPO Tertabrak Ekskavator di Jalan Kapten Tendean, Lampu Merah Jalan Wijaya 1 Macet Parah






#DKI Jakarta #Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) #Fasilitas Publik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - 22 menit lalu
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Pramono menyebut proyek kawasan berorientasi transit itu digarap PT MRT Jakarta yang akan bekerja sama dengan salah satu pengembang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara dapat diturunkan ke bawah tanah secara bertahap dalam lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Taman Kalijodo merupakan ruang publik yang harus terbebas dari aksi tindakan kriminal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
20 Plat Baja JPO Kyai Maja Samping Kejagung Hilang Digondol Maling
Akses JPO Kyai Maja dekat Kejagung ditutup sementara usai 20 plat baja tangga raib digondol maling. Simak penanganan Bina Marga DKI!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
 20 Plat Baja JPO Kyai Maja Samping Kejagung Hilang Digondol Maling
Bagikan