MERAHPUTIH.COM - KEMACTEAN parah terjadi di pertigaan lampu merah Jalan Wijaya 1 imbas proses evakuasi jembatan penyebrangan orang (JPO) yang tertabrak ekskavator di ruas jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7). Pada sore hari, petugas Dishub terlihat melakukan pemantauan lalu lintas bagi pengendara di sepanjang jalan Tendean ke Blok M.
Berdasar pemantauan Merahputih.com di lokasi, sejak pukul 16.00 WIB, petugas Dishub Selatan telah memasang kerucut di sekitar lampu merah Jalan Wijaya 1, Jakarta Selatan. Pemasangan kerucut ini dilakukan petugas sebagai tanda adanya aktivitas penutupan jalan.
Petugas Dishub satuan Jakarta Selatan, M Rizky, mengatakan pihaknya sudah berada di lokasi sejak pagi mengatur arus lalu lintas. Namun, kegiatan penutupan jalan baru dimulai sore ini.
Sekitar pukul 16.00, kami melakukan penutupan jalan. Namun, sejak pagi sudah melakukan tugas di lokasi memantau arus lalu lintas.
M Rizky, Petugas Dishub satuan Jakarta Selatan
Proses penutupan jalan dilakukan dengan buka tutup. Kemudian baru dibuka pada pukul 17.20 WIB. Kendati begitu, penumpukan kendaraan tak terhindari karena situasi jam padat.
Baca juga:
Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi
Buka Tutup Jalur
Penutupan jalan pertama jalan pertama berlaku bagi transportasi yang menuju arah Jalan Kapten Tendean karena evakuasi JPO berada di sisi kiri jalan raya. Terlihat petugas Dishub membagikan intruksi ke sejumlah pengendara roda dua dan roda empat agar memutar balik tidak melewati Jalan Tendean karena ada sebagian penutupan jalan.
Penutupan jalan kedua berlaku bagi pengendara munuju arah Blok M. Mereka disarankan lewat Jalan Mampang atau Jalan Wolter Monginsidi atau arah SCBD.
Kronologi Kecelakaan JPO Jalan Kapten Tendean
Pada Selasa dini hari, 01.00 WIB, sebuah truk bermuatan besar membawa alat berat ekskavator menambrak sebuah JPO yang ada di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
Menurut informasi yang ada, sopir tidak mengetahui bahwa ada JPO dan pembatasan ketinggian karena fokusnya terbagi sembari melihat penunjuk arah.
Ekskavator yang diangkut mobil truk berangkat dari Bogor menuju proyek milik Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.(Tka)
Baca juga:
Sopir Truk Diamankan Polisi, Tidak Ada Portal Peringatan Tinggi JPO Tendean Jadi Pertanyaan

