Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi

JPO Tendean nyaris roboh usai ditabrak truk pengangkut crane. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk membongkar jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, usai ditabrak truk pengangkut alat borepile.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, kerugian kerusakan JPO akibat tertabrak truk itu mencapai miliaran rupiah.

Perusahaan Pemilik Truk Belum Ganti Rugi JPO Tendean

JPO
Pemilik truk pengangkut crane belum ganti rugi JPO Tendean. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Sampai saat ini, belum ada kesepakatan terkait mekanisme ganti rugi dari perusahaan pemilik truk. Wenny menuturkan, pemerintah masih fokus melakukan pembongkaran JPO yang mengalami kerusakan berat.

Mengenai pertanggungjawaban atas kerugian yang ditimbulkan, hingga saat ini belum terdapat kesepakatan maupun mekanisme ganti rugi dari perusahaan pemilik truk pengangkut alat borepile.

kata Wenny kepada wartawan, Selasa (14/7)

Sementara itu, sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan aparat penegak hukum, kemudian proses penanganannya akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Wenny, kerugian akibat insiden tersebut tidak hanya berupa kerusakan aset milik pemerintah. Penutupan JPO juga menimbulkan dampak sosial berupa terganggunya mobilitas masyarakat di kawasan Jalan Kapten Tendean.

Baca juga:

Sopir Truk Diamankan Polisi, Tidak Ada Portal Peringatan Tinggi JPO Tendean Jadi Pertanyaan

"Akibat kejadian ini, Dinas Bina Marga memperkirakan kerugian material mencapai miliaran rupiah. Selain kerusakan pada aset pemerintah, insiden tersebut juga menimbulkan kerugian sosial berupa terganggunya mobilitas masyarakat akibat tidak dapat difungsikannya JPO Tendean dan gangguan mobilitas masyarakat," urainya.

JPO Tendean Rusak Berat usai Ditabrak Truk Pengangkut Crane

JPO
JPO Tendean rusak berat usai ditabrak truk crane, Rabu (14/7). Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Wenny menjelaskan, hasil penilaian teknis menunjukkan struktur JPO mengalami kerusakan berat, sehingga tidak memungkinkan untuk diperbaiki.

Jadi, Dinas Bina Marga memutuskan membongkar seluruh bangunan JPO demi menghindari risiko terhadap keselamatan pengguna jalan.

"Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penilaian teknis di lapangan dimana struktur JPO dinilai mengalami kerusakan berat sehingga sudah tidak layak beroperasi dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun arus lalu lintas di kawasan tersebut," ujarnya.

Baca juga:

JPO Tendean Dibongkar, Simak Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan

Setelah pembongkaran selesai, Dinas Bina Marga DKI akan menyusun perencanaan teknis untuk pembangunan kembali JPO Tendean. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan pembangunan tersebut dimulai karena masih memerlukan kajian lebih lanjut.

"Mengingat proses tersebut memerlukan kajian lebih lanjut, hingga saat ini belum dapat dipastikan waktu pelaksanaan pembangunan kembali JPO tersebut. Prioritas saat ini adalah melakukan pembongkaran JPO secepat mungkin agar lalu lintas bisa berjalan normal kembali bisa digunakan oleh masyarakat," ucap Wenny.

Kronologi Truk Pengangkut Crane Tabrak JPO Tendean

JPO
Truk pengangkut crane tabrak JPO Tendean, Selasa (14/7) dini hari WIB. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Sebelumnya, JPO Tendean mengalami kerusakan setelah ditabrak truk pengangkut crane pada Selasa (14/7) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9077 UFU melintas di Jalan Raya Kapten Tendean.

Muatan crane yang dibawa kendaraan tersebut menyangkut bagian bawah JPO hingga mengakibatkan konstruksi jembatan mengalami kerusakan. Insiden itu berdampak pada tersendatnya arus lalu lintas menuju Jalan Bangka.

Baca juga:

Truk Tabrak JPO Tendean Bawa Alat Berat dari Summarecon ke Kejagung, Sopir Belum Kenal Jalan

Benturan tersebut menyebabkan kondisi JPO rusak cukup parah. Meski begitu, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

"Pengemudi melihat bahwa ada JPO, tapi tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone. Akibatnya di karenakan tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut JPO," ucapnya. (Asp)

#Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) #Insiden Lalu Lintas #Kecelakaan #Pemprov DKI Jakarta #Sopir Truk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Diduga Microsleep, Truk Trailer Masuk Jurang di Jembatan Kenteng Boyolali
Truk trailer mengalami kecelakaan hingga masuk ke jurang di Jembatan Kenteng Boyolali.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Diduga Microsleep, Truk Trailer Masuk Jurang di Jembatan Kenteng Boyolali
Indonesia
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
FLONA 2026 digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, pada 28 Agustus–27 September. Mengusung tema Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
Indonesia
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum memastikan groundbreaking Giant Sea Wall pada September 2026. Pemprov DKI masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Indonesia
Anggaran LPDP Jakarta Diusulkan untuk Sekolah Rusak, Ini Jawaban Pramono
Pramono Anung memastikan anggaran Rp100 miliar untuk LPDP Jakarta tidak dialihkan. Rehabilitasi sekolah rusak akan menggunakan sebagian dana KLB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Anggaran LPDP Jakarta Diusulkan untuk Sekolah Rusak, Ini Jawaban Pramono
Indonesia
Pelajar Tewas Karena Jalan Licin, Pramono Perintahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Ikan di Bahu Jalan
Kondisi jalan yang basah di sekitar aktivitas pedagang ikan tidak boleh dibiarkan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Pelajar Tewas Karena Jalan Licin, Pramono Perintahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Ikan di Bahu Jalan
Indonesia
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Meminta awak media untuk menanyakan masalah raibnya tangga JPO di Gedung MPR/DPR ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 dan meminta mereka menjaga disiplin, integritas, serta semangat bela negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Bagikan