Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas

Puing dari Camp Mystic yang dilanda banjir bandang di Texas, Amerika Serikat, pada 2025.(foto: Instagram @atexgirl512)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA satu orang dilaporkan tewas akibat banjir yang melanda wilayah Texas bagian tengah, Kamis (16/7). Ini merupakan daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.

National Weather Service (NWS) di San Antonio melaporkan banjir besar dan mematikan yang dipicu meluapnya Sungai Guadalupe diperkirakan akan terus menghantam kawasan tersebut setelah beberapa hari hujan deras mengguyur. Banjir bandang tahun lalu juga berasal dari sungai yang sama.

Pada Kamis pagi, pejabat setempat terus mengimbau warga di wilayah terdampak untuk segera mengungsi. Dalam pembaruan pada Kamis sore, Gubernur Texas Greg Abbott mengumumkan sedikitnya satu orang telah meninggal akibat banjir kali ini.

"Kami akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk menyelamatkan nyawa manusia," tulis Abbott melalui media sosial.

Baca juga:

Sedikitnya 161 Orang masih Hilang dalam Banjir Bandang di Texas, Harapan Selamat makin Menipis



Ia menambahkan sekitar 80 orang telah diselamatkan dan korban tewas tersebut bukanlah peserta kemah di kawasan itu. Tahun lalu, lebih dari 130 orang meninggal dunia akibat banjir di wilayah yang sama. Korban termasuk 25 anak-anak dan 2 pembimbing di Camp Mystic, sebuah perkemahan musim panas khusus perempuan yang berlokasi di dekat Kerrville, Texas, di tepi Sungai Guadalupe.

Air Naik Sangat Cepat


Abbott mengatakan sungai-sungai yang mengalami kenaikan permukaan air secara cepat akan terus meluap sepanjang hari.

NWS terus memberikan pembaruan situasi, menekankan ancaman yang sangat serius dan mendesak masyarakat untuk segera mencari tempat yang lebih aman.

“Banjir katastrofik sedang terjadi. Segera menuju tempat yang lebih tinggi. Sungai Guadalupe naik dengan sangat cepat dan akan terus meningkat,” ujar NWS San Antonio di platform X.

Menurut Texas Tribune, permukaan Sungai Guadalupe telah naik sekitar 975 sentimeter hanya dalam waktu empat jam.

Banjir telah berdampak pada sejumlah county di Texas Selatan, termasuk Uvalde, Kerr, dan Kendall. Rekaman video dari lokasi menunjukkan mobil-mobil melaju perlahan menerobos jalan yang tergenang, dengan air berwarna cokelat hampir mencapai jendela kendaraan. Sekelompok rusa terlihat hanyut terbawa arus sambil berusaha menjaga kepala mereka tetap berada di atas permukaan air.

Tim penyelamat juga terlihat menggendong anak-anak kecil melewati genangan air yang terus meninggi untuk membawa mereka ke tempat yang aman.

Sementara itu, hujan masih terus mengguyur. Sejumlah mobil yang terparkir di kawasan permukiman tampak terendam hingga setengah badan kendaraan oleh air banjir berwarna kecokelatan.

Pada libur Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 2025, permukaan Sungai Guadalupe di sekitar Camp Mystic sempat naik sekitar 7,9 meter hanya dalam waktu 45 menit. Sebanyak 25 peserta kemah meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang sangat deras.

Camp Mystic memutuskan untuk tidak kembali beroperasi tahun ini dan telah mengajukan kebangkrutan pada awal tahun ini.(dwi)

Baca juga:

Korban Tewas Banjir Bandang di Texas Melonjak, Melampaui 100 Orang

#Amerika Serikat #Banjir #Texas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan