Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS

Kekeringan (foto: unsplash/redccharlie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BAGIAN tubuh yang diduga merupakan jasad manusia, termasuk rahang dengan gigi yang masih menempel, ditemukan di waduk terbesar di Amerika Serikat. Para pejabat mengatakan penemuan tersebut terjadi ketika kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.

Layanan Taman Nasional AS (National Park Service/NPS) mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai dugaan kerangka manusia di Boulder Beach, Danau Mead, Nevada, pada 16 Agustus.

“Petugas Layanan Taman Nasional dan Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas merespons ke lokasi kejadian,” kata NPS dalam sebuah pernyataan, dikutip CBS.

NPS menyatakan insiden tersebut masih dalam penyelidikan dan saat ini belum ada informasi tambahan yang dapat diberikan.

Baca juga:

Kekeringan Memburuk, Inggris Bakal Perketat Penggunaan Air


Ditemukan secara tak Sengaja



Seorang perempuan dan temannya menemukan tulang-tulang tersebut ketika mengunjungi sisi Nevada dari waduk yang terletak di perbatasan antara Nevada dan Arizona itu. Dianelis Molina Cruz mengatakan kepada KLAS bahwa temannya sedang bermain dengan bebatuan di dalam danau ketika kemudian mengambil sebuah tulang.

“Teman saya sedang bermain dengan bebatuan di danau, lalu dia mengambil rahangnya. Ketika melihatnya, dia melihat gigi dan semuanya,” kata Molina Cruz.

Temannya, Noel De Leon, menduga rendahnya permukaan air Danau Mead berkontribusi terhadap kemunculan dugaan jasad manusia tersebut.

“Airnya terlihat sangat rendah jika dibandingkan dengan kondisi yang seharusnya. Ketika air surut, kerangka-kerangka itu muncul,” ujarnya.



Permukaan Air Danau Mead Terus Menurun



Permukaan air di Danau Mead, yang merupakan waduk terbesar di AS, telah mengalami penurunan sejak 2000.

Biro Reklamasi AS mengatakan permukaan air waduk tersebut turun hingga 316 meter di atas permukaan laut pada pekan lalu. Angka tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan rekor terendah sebelumnya yang tercatat pada Juli 2022.

Waduk tersebut berada di Clark County. US Drought Monitor menyebut sebagian besar wilayah tersebut saat ini mengalami kekeringan kategori sedang. Kondisi kekeringan semakin memburuk dalam beberapa tahun terakhir. Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim turut mendorong kondisi tersebut.



Penurunan Permukaan Air Membawa Penemuan tak Terduga



Cuaca musim panas yang terus-menerus menyengat menyebabkan permukaan air di sungai dan danau di sejumlah negara menurun memunculkan berbagai penemuan tak terduga.

Di Hungaria, jasad dua tentara Jerman dari era Perang Dunia II ditemukan dari Sungai Danube di Budapest awal bulan ini. Bersama jasad tersebut ditemukan sebuah sepeda motor militer Wehrmacht Jerman yang sebagian besar masih dalam kondisi utuh.

Peninggalan lain dari Perang Dunia II juga baru-baru ini muncul di Sungai Danube, termasuk bagian lambung kapal yang telah rusak di dekat Prahovo, Serbia.

Sementara itu, di Inggris, rendahnya permukaan air di sebuah waduk di Rutland mengungkap sisa-sisa Desa Nether Hambleton, yang dahulu dihancurkan dan kemudian ditenggelamkan untuk pembangunan waduk tersebut.(dwi)

Baca juga:

Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor

#Cuaca Ekstrem #Kekeringan #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Bagikan