Eks Kader PSI Minta Usut Tuntas Kasus Warga Keracunan Nasi Kotak

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 26 Oktober 2021
Eks Kader PSI Minta Usut Tuntas Kasus Warga Keracunan Nasi Kotak

Ilustrasi (Foto: Rina Garmina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden puluhan warga Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara keracunan nasi boks berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) harus diusut tuntas. Pasalnya banyak anak di bawah umur jadi korban.

"Harus di usut tuntas itu masalahnya dimana? Bener enggak warungnya yang itu? Dan bener enggak kesalahan ada di warung?," ucap anggota DPRD DKI Fraksi PSI, Viani Limardi, Selasa (26/10).

Baca Juga:

Polisi Selidiki Kasus Keracunan Warga Koja usai Makan Nasi Kotak dari Kader PSI

Mantan kader PSI ini mengaku kaget terkait banyaknya jumlah korban yang keracunan hingga muntah-muntah dan pusing usai kosumsi nasi boks tersebut. Tak hanya anak-anak dan orang dewas, warga usia rentan juga ikut keracunan.

"Karena PSI bagi-bagi sering sekali dan jumlahnya lumayan, jangan sampai ada korban lagi," ucapnya.

Nasi Kotak PSI. (Foto:  PSI)
Nasi Kotak PSI. (Foto: PSI)

Ia mendoakan agar para korban keracunan cepat sembuh dan tidak ada yang mengalami sakit berat. Viani heran, selama ia menangani program Rice Box PSI di Jakarta Utara, tidak pernah bermasalah. Tapi ketika timnya lepas tangan peristiwa keracunan itu muncul.

Diketahui, 35 warga di RW 06 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara diduga keracunan usai menyantap nasi boks berlogo PSI pada Minggu (24/10).

Baca Juga

Puluhan Warga Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Boks Berlogo PSI

Ketua RW 06 Koja, Suratman mengaku ada sekitar 89 nasi boks yang dibagikan kepada warganya. Pembagian makanan dilakukan secara spontan oleh partai yang diketuai Guring Ganesha itu dengan tujuan kepedulian kepada warga. (Asp)

#Keracunan #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Biaya pengobatan tidak semestinya dibebankan kepada keluarga apabila gangguan kesehatan tersebut terbukti merupakan dampak dari pelaksanaan program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Bagikan