PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung

Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Ambles di Lenteng Agung Jaksel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - JALAN ambles terjadi di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Kamis (28/5) malam. Atas kejadian itu, masyarakat harus menghadapi kemacetan panjang lantaran adanya jalanan yang ambles atau sinkhole.

Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.

"Mengakibatkan pengendara di Lenteng Agung harus berhadapan dengan kemacetan panjang. Padahal, kita sedang liburan panjang. Warga kita ingin berkendara dengan lancar untuk menghabiskan waktu senggangnya bersama teman atau keluarga masing-masing," tegas August kepada wartawan, Sabtu (30/5).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Lenteng Agung dari arah Jakarta Pusat ke Universitas Indonesia (UI) pada Kamis (28/5) malam lalu. Hal itu mengakibatkan kemacetan yang berlanjut hingga hari Jumat (29/5) sore.

Baca juga:

Wagub Rano Sebut Jalan Ambles Bisa Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta


Namun, rangkaian peristiwanya sudah dimulai sejak Rabu (27/5) malam. Pada saat itu, warga sekitar sudah melaporkan adanya kerusakan tersebut. Namun, para petugas yang melakukan tindak lanjut terhadap aduan itu hanya melakukan perbaikan sementara.

Saya merasa heran, kenapa Pemprov DKI lambat sekali untuk memperbaikinya. Seolah-olah tidak ada keseriusan dan tidak punya empati juga untuk memastikan keselamatan warga yang melintas di sana. Jalanan ini juga bukan wilayah yang sepi, banyak pengendara menggunakannya. Namun, para petugas hanya melakukan perbaikan-perbaikan yang sifatnya sementara saja.

Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan



August meminta agar Pemerintah DKI beserta para petugas di tingkat wilayah memetik pelajaran berharga dari kejadian ini. Peristiwa ini menjadi pelajaran yang sangat mahal. Jangan sampai terjadi lagi, karena yang dibahayakan adalah masyarakat.

"Kalau ada laporan yang masuk nantinya, harus segera diperbaiki secara total. Perlu dicek separah apa kerusakannya, kemudian para petugas juga harus memperbaikinya secara langsung kalau memang sudah mendesak. Tidak perlu menunggu-nunggu lagi," tegasnya.

Ia mencontohkan perbaikan cepat jalan amble di China dan Jepang. Menurutnya, Jakarta bisa seperti kedua negara itu dengan cepat menyelesaikan masalah jalan amblas.

"Saja bisa kok perbaikan-perbaikan seperti ini dilakukan secara cepat. Lalu kenapa kita tidak bisa melakukannya juga. Katanya Jakarta mau jadi Kota Global. Nah, jalanan di Lenteng Agung ini kan juga menjadi salah satu penghubung penting untuk nanti mengintegrasikan wilayah-wilayah penyangga dengan Jakarta," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Dinas SDA DKI Lakukan Perbaikan Permanen Jalan Ambles di Lenteng Agung pada Malam Hari

#Jalan Ambles #DKI Jakarta #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Berbasis Sains
OMC dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer secara real time dan rekomendasi BMKG.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Berbasis Sains
Indonesia
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Jakarta Investment Centre (JIC) menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Ubah 3 Nama Stasiun LRT, biar Lebih Familier
Salah satu alasan pengubahan nama stasiun yakni agar lebih mudah diingat masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Ubah 3 Nama Stasiun LRT, biar Lebih Familier
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Tinjau Stasiun LRT Manggarai Jelang Peresmian, Pastikan Tarif Rp5.000
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukang tapping tiket pintu keluar di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Gubernur DKI Pramono Tinjau Stasiun LRT Manggarai Jelang Peresmian, Pastikan Tarif Rp5.000
Indonesia
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Sebanyak 110 personel gabungan dikerahkan untuk menertibkan para pedagang kaki lima yang beraktivitas di trotoar dan badan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Indonesia
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT
Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Terdampak Gempa NTT
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Tarif transportasi laut memiliki struktur biaya yang berbeda.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan