Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500

Bus TransJakarta. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mendukung rencana Gubernur Pramono Anung mengalihkan pengelolaan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan (Dishub) kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Namun, ia meminta rencana pengoperasian transportasi laut oleh Transjakarta dikaji secara matang, terutama terkait tarif, subsidi, hingga pola pengelolaan armada dan dermaga.

Nova mengingatkan agar rencana tersebut tidak menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa tarif transportasi laut Transjakarta akan otomatis disamakan dengan tarif Transjakarta di darat, yang selama ini dikenal sekitar Rp 3.500.

Menurutnya, tarif transportasi laut memiliki struktur biaya yang berbeda. Bahkan, harga tiket dari sejumlah pelabuhan saat ini dapat mencapai Rp 40.000 atau lebih.

"Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa tarif transportasi laut Transjakarta akan sama seperti tarif Transjakarta di darat, misalnya Rp 3.500. Sementara itu, saat ini, tiket dari pelabuhan saja normalnya bisa mencapai Rp 40.000 atau lebih," ujar Nova di Jakarta Pusat, Rabu (19/8).

Dia mengatakan, sampai saat ini, pihaknya belum menerima kajian matang mengenai rencana tersebut. Informasi mengenai rencana transportasi laut Transjakarta justru baru diketahui pihaknya melalui pemberitaan.

Baca juga:

Dari Kereta ke Laut, Jalur Baru Menuju Kepulauan Seribu Mulai Terbentuk



Oleh karena itu, Nova meminta Pemprov DKI menjelaskan secara rinci besaran tarif yang akan diterapkan, termasuk kemungkinan pemberian subsidi kepada masyarakat. "Ruang fiskal kita saat ini sudah terbatas. Kalau tidak terbatas, tentu kita tidak perlu menggunakan obligasi seperti yang dilakukan kemarin," katanya.

Kendati demikian, Nova mengaku mendukung rencana pengembangan transportasi laut Transjakarta dari sisi profesionalisme dan peningkatan layanan transportasi publik. Namun, dukungan tersebut harus disertai kajian yang jelas agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru.

Nova juga menyoroti jumlah armada yang saat ini belum seluruhnya beroperasi. Dari informasi yang diterimanya, baru sekitar empat kapal yang beroperasi, sedangkan total armada yang dimiliki disebut lebih dari 10 kapal. "Nah, tentunya harus dilihat mengapa kapal-kapal tersebut belum bisa dimaksimalkan. Ada persoalan apa? Ini harus dikaji," tegasnya.

Selain armada, Komisi B juga meminta kejelasan mengenai pengelolaan infrastruktur pendukung, termasuk pelabuhan dan dermaga. Nova menyebut pihaknya sebelumnya telah melakukan kunjungan dan melihat kondisi pelabuhan serta dermaga yang dinilai sudah baik.

Namun, menurut dia, aspek pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut tetap perlu diperjelas. Termasuk siapa yang nantinya bertanggung jawab apabila layanan transportasi laut Transjakarta resmi beroperasi. "Apakah akan dikelola Transjakarta atau bagaimana? Apakah sudah ada pembahasannya? Kemudian, bagaimana dengan perawatannya dan berbagai aspek lainnya?" ujar politisi partai NasDem itu.

Lebih jauh, Nova juga meminta pola operasional transportasi laut tidak sekadar meniru sistem yang selama ini digunakan Transjakarta pada layanan BRT maupun non-BRT. Menurutnya, karakteristik operasional transportasi laut memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda.

Selama ini, kata Nova, operasional Transjakarta menggunakan skema rupiah per kilometer dengan melibatkan operator. Oleh karena itu, perlu ada kajian khusus mengenai pola pembiayaan dan operasional apabila sistem tersebut diterapkan pada layanan transportasi laut.

"Untuk operasional di wilayah laut, seperti apa polanya? Ini harus dikaji lebih dalam. Jangan hanya menyampaikan ide atau wacana, tetapi substansinya belum jelas dan belum dibahas secara mendalam," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

Transjakarta Bakal Kelola Transportasi Laut ke Kepulauan Seribu Mulai 2027, Tarifnya Lebih Murah?

#TransJakarta #Transportasi #DKI Jakarta #Kepulauan Seribu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Ajak masyarakat kenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota melalui rangkaian tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Pengelolaan pantura juga tidak dapat dikerjakan satu institusi mengingat kawasan ini merupakan satu bentang wilayah yang melintasi batas administratif, sektor, dan kewenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Indonesia
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Pramono mengaku telah meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk menindak tegas pihak yang terbukti terlibat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Kapal tradisional yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu perlu tetap diakomodasi dalam aturan baru.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Indonesia
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Pramono menyebut proyek kawasan berorientasi transit itu digarap PT MRT Jakarta yang akan bekerja sama dengan salah satu pengembang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Indonesia
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Pemprov DKI Jakarta pun berharap perubahan bentuk dan penguatan kapasitas usaha TransJakarta dapat mendukung pengembangan layanan transportasi di Jakarta hingga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Indonesia
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
ramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Bagikan