MERAHPUTIH.COM - KETERLIBATAN masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan Giant Sea Wall (GSW) karena memahami langsung kondisi wilayahnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan masukan mengenai akses nelayan, sedimentasi, kualitas lingkungan, maupun aktivitas ekonomi warga dapat melengkapi kajian teknis yang dilakukan pemerintah dan para ahli.
Ia menilai pengelolaan pantura juga tidak dapat dikerjakan satu institusi mengingat kawasan ini merupakan satu bentang wilayah yang melintasi batas administratif, sektor, dan kewenangan.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta mendorong kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. "Tujuannya satu, bagaimana Jakarta mendapatkan perlindungan pesisir yang semakin baik dan pembangunan tersebut tetap berkelanjutan," ucapnya, Jumat (2/10).
Dudi mengatakan pesisir utara Jakarta merupakan kawasan yang sangat strategis sekaligus kompleks. Ia menyampaikan terdapat permukiman, aktivitas nelayan, pelabuhan, industri, perdagangan, transportasi, hingga berbagai infrastruktur penting bagi Jakarta di wilayah tersebut.
Baca juga:
Presiden Prabowo Sebut Giant Sea Wall Sangat Vital Lindungi Warga dan Ekonomi
"Oleh karena itu, ketika berbicara mengenai pantura dan Giant Sea Wall, kita tidak bisa melihatnya hanya sebagai pembangunan tanggul. Pesisir Jakarta merupakan satu kesatuan sistem, mulai dari daratan, sungai, muara, pesisir hingga laut. Semuanya terhubung dan harus dilihat secara menyeluruh," ucapnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlindungan pesisir memang dibutuhkan untuk menjawab berbagai risiko yang dihadapi Jakarta. Namun, solusi yang disiapkan juga harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan kondisi masyarakat yang hidup serta mencari nafkah di kawasan pesisir.
"Inilah mengapa penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) penting. Kita ingin pembangunan memberikan perlindungan bagi Jakarta, tetapi pada saat yang sama persoalan lingkungan dan kebutuhan masyarakat juga diperhitungkan sejak tahap perencanaan," katanya.(Asp)
Baca juga: