DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu

Pesisir pantai Jakarta. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta Neneng Hasanah mengingatkan Gubernur Pramono Anung untuk memperhatikan kapal lokal dalam memperluas layanan Transjakarta hingga Kepulauan Seribu. Neneng meminta rancangan peraturan daerah (perda) yang menjadi dasar perluasan kewenangan Transjakarta tidak membuat kapal-kapal tradisional kehilangan ruang untuk beroperasi.

"Jangan sampai perda ini bisa mematikan kegiatan yang sudah dilakukan masyarakat Kepulauan Seribu, yaitu transportasi tradisional atau kapal tradisional yang mengangkut pariwisata dan masyarakat Kepulauan Seribu," kata Neneng dalam rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10).

Menurut Neneng, kapal tradisional yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu perlu tetap diakomodasi dalam aturan baru.

"Saya mohon aturannya, perda-nya diatur bahwa kapal-kapal tradisional bisa diakomodasi perda-perda yang akan dilakukan Transjakarta ini. Supaya tidak mematikan kegiatan kapal-kapal tradisional yang telah berjalan bertahun-tahun," ucapnya.

Baca juga:

Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar


Di sisi lain, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M Taufik Zoelkifli menilai pengembangan transportasi di Kepulauan Seribu perlu berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut. Tanpa peningkatan aktivitas ekonomi, menurut dia, kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi laut berpotensi tetap rendah.

"Kita melihat bahwa jika tidak dibarengi atau tidak didahului dengan pengembangan ekonomi di Kepulauan Seribu, saya kira kebutuhan transportasi di Kepulauan Seribu akan kurang. Artinya mungkin PSO-nya jadi akan berat," ucap Taufik

Taufik mengatakan pemerintah perlu menciptakan alasan ekonomi yang membuat masyarakat Jakarta memiliki kebutuhan lebih besar untuk bepergian ke Kepulauan Seribu. Dengan begitu, layanan transportasi yang dikembangkan Transjakarta tidak hanya bergantung pada subsidi pelayanan publik (PSO).

"Saya kira baik jika Gubernur untuk membersamai adanya transportasi di Kepulauan Seribu dengan pembangunan ekonomi di Kepulauan Seribu," ucap Taufik.

"Dengan begitu, orang Jakarta tuh punya keinginan atau punya kebutuhan yang besar untuk berjalan atau untuk berangkat atau untuk menggunakan transportasi di Kepulauan Seribu," lanjutnya.(Asp)





Baca juga:

Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027





#Transportasi #TransJakarta #Kepulauan Seribu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Kapal tradisional yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu perlu tetap diakomodasi dalam aturan baru.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Indonesia
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Pemprov DKI Jakarta pun berharap perubahan bentuk dan penguatan kapasitas usaha TransJakarta dapat mendukung pengembangan layanan transportasi di Jakarta hingga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Indonesia
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
ramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Transjakarta menyesuaikan rute perjalanan imbas demo DPR, Selasa (29/9). Berikut daftar rute yang dialihkan sementara.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Indonesia
Mulai Hari ini Naik LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dikenai Tarif Rp 5.000
Layanan tarif Rp 8 LRT Jakarta itu telah berlangsung sejak periode 16 hingga 23 September 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Mulai Hari ini Naik LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dikenai Tarif Rp 5.000
Bagikan