DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

Banjir bandang di wilayah Aceh Tengah setelah hujan deras hingga membuat dua jembatan ambruk, Senin (6/4/2026). (ANTARA/HO-Tangkapan layar video BPBA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, mendorong pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh.

Langkah ini dinilai krusial guna memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal.

Ia menegaskan, percepatan pemulihan infrastruktur bukan hanya soal membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga menyangkut pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Infrastruktur yang pulih dengan cepat akan membuka kembali akses transportasi, distribusi logistik, serta layanan dasar seperti air bersih, listrik, dan fasilitas kesehatan.

Baca juga:

Ratusan Bencana Terjadi di Awal 2026, Puan Minta Penanganan Lebih Serius

“Kami sangat berharap ada percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana Aceh. Jangan sampai penanganan pascabencana ini berlarut-larut. Masyarakat membutuhkan kehadiran negara dalam proses pemulihan ini,” ujar Irmawan di Jakarta, Sabtu (11/4).

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pengusaha lokal dalam proses pemulihan infrastruktur, termasuk dalam pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap bagi korban bencana.

Menurutnya, pelibatan pelaku usaha lokal tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah yang turut terdampak bencana.

“Keterlibatan pengusaha lokal sangat penting karena mereka memahami kondisi geografis, sosial, dan kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi daerah agar tidak semakin terpuruk pascabencana,” tambahnya.

Baca juga:

Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk

Legislator asal Aceh ini menilai, masyarakat saat ini masih sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh kebutuhan dasar korban terpenuhi, termasuk ketersediaan hunian sementara yang layak, aman, dan siap digunakan oleh seluruh korban yang membutuhkan.

Ia pun optimistis pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di Aceh dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dari pusat maupun daerah, serta sektor swasta.

“Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin proses pemulihan ini bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Pon)

#Bencana Alam #Aceh #Infrastruktur #Komisi V DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Indonesia
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Dunia
Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
 Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Bagikan