Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Di Anggap Mirip Teroris, Teuku Wisnu dan Shireen Angkat Bicara

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 05 Januari 2015
Di Anggap Mirip Teroris, Teuku Wisnu dan Shireen Angkat Bicara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Celeb - Beberapa waktu lalu begitu ramai penilaian dari banyak pihak menanggapi perubahan penampilan dari aktor teuku wisnu yang kini tampil brewokan. Belum usai dengan hal tersebut Netizen pun ramai membicarakan soal model celana yang kini menjadi pilihan Wisnu. Tak sedikit yang mengkritik perubahan penampilan dari Teuku wisnu ini. Sebagian kalangan bahkan ada yang menyebut kalau jenggot dan celana menggantung merupakan ciri-ciri anggota kelompok teroris.

Menanggapi hal tersebut istri Teuku Wisnu, Shireen Sungkar angkat bicara. Shiree justru mendukung apa yang kini menjadi pilihan bagi suaminya tersebut.Di temui usai mengisi acara Talk Show Ada Ada Aja di Studio Global TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat,pada Senin (05/1/2015) Shireen mengatakan, "Biarin aja. yang bilang begitu pahalanya mudah-mudahan ke Wisnu," ucapnya

Ditambahkan pula oleh Shireen bahwa dirinya merasa bangga dan senang dengan apa yang kini menjadi pilihan Whisnu tersebut. Baginya apa yang dilakukan oleh Wisnu tersebut semata-mata karena ingin menjalankan syariat Islam. Lebih lanjut Shireen mengatakan," "Ya sebagai istri kalau suami menuju ke arah lebih baik pasti dukung. Dia mau jalanin sunah untuk panjangin jenggot. Aku sih bilang ya sudah jalanin saja kalau itu yang terbaik dan kebetulan aku kan suka yang brewokan," ujar Shireen sambil tersenyum.

Sempat di ceritakan pula oleh Shireen bahwa perubahan yang terjadi pada suaminya tersebut mulai terlihat saat jelang pernikahan mereka pada tahun 2013 lalu . Di mana ketika itu Teuku Wisnu sering menyambangi acara-acara pengajian. Shireen mengatakan

"Wisnu itu berubah dari sebelum nikah, jelang nikah berubah banget sudah mulai datang-datang ke pengajian. Dari situ dia sudah mulai berubah. Enggak baru, berubahnya," paparnya.

Teuku Wisnu sendiri pada hari ini seolah menjawab berbagai penilain miring dari banyak kalangan perihal penampilannya lewat tulisan di akun Twitternya @teukuwisnu2 dengan mengatakan,"Don't judge people. Tampilkan kebaikan diri daripada menghabiskan waktu untuk mencari kekurangan orang," tulisnya. (man)

#Teroris #Teuku Wisnu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Pada tahun 2025, jumlah korban yang masih aktif dalam layanan LPSK tercatat sebanyak 30 terlindung per Agustus,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Bagikan