Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

20 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Suriah

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 23 Juni 2025
20 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Suriah

Serangan teroris ke Gereja Mar Elias di Damaskus.(foto: Instagram @syiriacivildefence)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA 20 orang tewas dan 52 lainnya terluka dalam sebuah serangan teroris di sebuah gereja Ortodoks Yunani di ibu kota Suriah, Minggu (22/6).

Seperti dilansir CNN, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tapi Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan serangan tersebut dilakukan pelaku bom bunuh diri yang terafiliasi dengan organisasi teroris ISIS.

Pelaku melepaskan tembakan ke arah jemaat Gereja Mar Elias di Damaskus sebelum meledakkan dirinya menggunakan rompi peledak. Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan, saat serangan terjadi, misa sedang berlangsung di dalam gereja. Sebuah video yang beredar di media sosial Suriah memperlihatkan kondisi di dalam gereja yang dipenuhi mayat, kerusakan besar, kaca pecah, dan kursi-kursi yang hancur di area tempat misa digelar. Darah terlihat di berbagai sudut lokasi.

Pertahanan sipil Suriah, yang dikenal sebagai White Helmets, menyatakan tim-tim darurat sedang bekerja mengevakuasi jenazah ke rumah sakit dan mengamankan area sekitar.

“Tangan jahat yang pengecut menyerang pada Minggu,” ujar Patriarkat Ortodoks Yunani Antiokhia dalam keterangan resmi mereka.

Dalam pernyataan itu, mereka mengatakan sebuah ledakan terjadi di pintu masuk gereja, mengakibatkan banyak martir meninggal dunia dan melukai banyak orang lainnya yang berada di dalam atau di sekitar gereja.

“Kami mempersembahkan doa kami untuk ketenangan jiwa para martir, untuk kesembuhan mereka yang terluka, dan untuk penghiburan bagi umat kami yang berduka. Kami menegaskan kembali komitmen kami yang tak tergoyahkan terhadap iman kami. Melalui keteguhan itu, penolakan kami terhadap rasa takut dan intimidasi,” ujar mereka.

Baca juga:

Bukti Pengakuan Dunia, Akhirnya Bendera Baru Suriah Berkibar di Markas PBB



Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Suriah, Geir O Pedersen, menyatakan kemarahan atas kejahatan keji tersebut. “Pedersen menyeru kepada semua pihak untuk bersatu dalam menolak terorisme, ekstremisme, hasutan, dan penargetan terhadap komunitas mana pun di Suriah. Ia menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga para korban dan harapan untuk kesembuhan mereka yang terluka,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor utusan khusus PBB tersebut.

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Suriah, Thomas Barrack, menyebut serangan tersebut sebagai tindakan pengecut dan menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak memiliki tempat dalam jalinan baru toleransi dan inklusi yang sedang dibangun rakyat Suriah.

Kementerian luar negeri dari Turki, Yordania, Irak, Israel, Yunani, Siprus, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Otoritas Palestina, Yaman, Oman, Bahrain, Ukraina, Austria, Belgia, Republik Ceko, dan Belanda juga mengecam keras serangan tersebut.(dwi)

Baca juga:

Bukti Pengakuan Dunia, Akhirnya Bendera Baru Suriah Berkibar di Markas PBB

#Suriah #Teroris #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan