Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal

Siswa SDN Srengseng Sawah 15 dipulangkan usai dapat ancaman bom. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aktivitas belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali berlangsung normal setelah ancaman teror bom yang terjadi pada Senin (13/7) dipastikan tidak terbukti.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan para siswa tetap menjalani kegiatan belajar seperti biasa. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang turun langsung ke lokasi, para murid tidak menunjukkan rasa takut maupun trauma akibat peristiwa tersebut.

"Saya melihat, kemarin juga mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan yang juga turun terjun langsung ke lapangan. Kalau murid-muridnya sih enggak ada. Bahkan murid-muridnya merasa biasa-biasa saja," kata Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/7).

Baca juga:

Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa

Orang Tua Murid Masih Khawatir

Pramono mengungkapkan, kekhawatiran justru lebih banyak dirasakan oleh para orang tua siswa.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih memberikan izin kepada para wali murid untuk mengantar anak ke sekolah hingga Rabu, bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kebijakan tersebut diambil agar orang tua merasa lebih tenang saat mengantar anak bersekolah.

Hanya orang tuanya yang ada kekhawatiran. Jadi, kenapa kemudian sampai dengan Rabu, kami izinkan kalau orang tuanya mengantar ke sekolah dan sebagainya, supaya orang tuanya sendiri juga merasa nyaman,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Pemeriksaan Pastikan Tidak Ada Bom

Pramono memastikan ancaman bom yang sempat menjadi perhatian di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi tidak terbukti setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh pihak terkait.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan benda maupun kondisi yang mengarah pada adanya ancaman bom.

"Berkaitan dengan ancaman bom di SD Negeri Srengseng Sawah 15 Pagi. Setelah didalami dan dilakukan pengecekan di lapangan, ternyata memang tidak ada," kata Pramono.

Meski situasi sekolah telah kembali normal, Pramono meminta seluruh pihak tetap meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, aparat penegak hukum akan menindaklanjuti pelaku yang diduga mengirim ancaman tersebut.

"Ada orang yang melakukan pengancaman, dan untuk itu, aparat penegak hukum akan menindaklanjuti. Sekarang ini sekolahnya berjalan seperti biasa, tetapi tetap saya minta untuk dilakukan kewaspadaannya," tutur Pramono.

Baca juga:

Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain

Polisi Ungkap Awal Mula Ancaman

Sebagai informasi, Kepolisian mengungkap ancaman dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 bermula dari pesan WhatsApp yang diterima guru saat upacara hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan pesan tersebut diterima oleh guru kelas 1 dan staf Tata Usaha (TU). Setelah menerima pesan, pihak sekolah langsung melapor kepada kepolisian.

"Kita dapati memang informasinya betul, ada WA yang masuk ke guru dan TU," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, Senin (13/7).

Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan Tim Gegana dan Densus 88 untuk melakukan penyisiran di lingkungan sekolah.

Dalam pesan WhatsApp tersebut, pelaku mengancam akan meledakkan bom di 11 titik sekolah dan meminta pihak sekolah tidak melapor kepada polisi.

Polisi menerima laporan dugaan ancaman bom sekitar pukul 07.30 WIB.

"Selamat pagi dan salam sejahtera diharap bersiap-siap dengan hitungan menit tempat sekolahan SDN 15 Pagi ini akan meledak dan kami sudah menyiapkan 11 titik," demikian isi pesan tersebut. (Asp)

#Teror Bom #Sekolah #Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 95 Persen, Pramono Targetkan Beroperasi Agustus 2026
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B hampir rampung. Progres proyek telah mencapai 95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026 dengan rute baru hingga Manggarai.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 95 Persen, Pramono Targetkan Beroperasi Agustus 2026
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Jujur Isi Data Sensus Ekonomi 2026, BPS Pastikan Kerahasiaan Terjaga
BPS mulai melakukan Sensus Ekonomi 2026 hingga 31 Agustus. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta masyarakat jujur memberikan keterangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Jujur Isi Data Sensus Ekonomi 2026, BPS Pastikan Kerahasiaan Terjaga
Indonesia
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Guru dan siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa tidak mengalami trauma pasca-teror bom. KBM kembali normal besok dengan sinergi kepolisian dan Dinas PPAPP DKI Jakarta.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Indonesia
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Disdik DKI Jakarta memastikan KBM dan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 tetap berlangsung normal pada Selasa (14/7) usai ancaman bom.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Indonesia
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Aksi tersebut sungguh merusak institusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Penyidik kini menelusuri nomor telepon yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
Tim penyidik Polda Metro Jaya saat ini tengah memeriksa intensif terduga pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa guna mengungkap motif asli tindakan tersebut
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
Bagikan