MerahPutih.com - Polisi menangkap pelaku dugaan teror bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7).
Pelaku berinisial MY (34) diamankan oleh pihak kepolisian dan saat ini berada di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pelaku merupakan satu orang yang berdomisili di sekitar lokasi kejadian.
"Pelaku satu orang inisial MY beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah itu sudah diamankan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di kantornya, Senin (13/6).
Baca juga:
Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
Polisi Dalami Motif Pelaku
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin mengungkapkan, motif sementara pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan awal adalah tindakan iseng.
Satu orang yang melakukan. Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, sifatnya iseng saja,
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto.
Meski pelaku mengaku hanya bercanda, penyidik tetap melakukan pendalaman untuk memastikan latar belakang aksi tersebut.
Baca juga:
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Polda Metro Koordinasi dengan Densus 88
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror Polri untuk mengusut lebih jauh kemungkinan adanya faktor lain maupun keterlibatan pihak lain.
"Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," kata dia.
Saat ini, MY telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Baca juga:
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Ancaman Bom Dipastikan Tidak Terbukti
Sementara itu, polisi memastikan ancaman bom yang sempat membuat panik guru, siswa, dan orang tua murid di SDN 15 Srengseng Sawah tidak terbukti.
Tim Gegana Brimob bersama Densus 88 Antiteror telah melakukan penyisiran di seluruh area sekolah.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan di lingkungan sekolah. (Knu)

