Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp

Polisi pastikan tak ada bom di SDN Srengseng Sawah 15. Foto: MerahPutih/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi masih memburu pelaku yang mengirimkan pesan teror bom melalui WhatsApp ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ancaman tersebut dikirim kepada guru dan tenaga kependidikan sekolah.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pengirim sekaligus motif di balik aksi teror tersebut.

"Ya, ini masih kita cari. Kita dalami siapa pelakunya dan pasti yang jelas kita cari orangnya untuk kita amankan tentunya," kata Nurma Dewi di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, Senin (13/7).

Baca juga:

Hari Pertama MPLS SDN Srengseng Sawah 15 Dibubarkan, Polisi Sisir Dugaan Teror Bom

Nomor WhatsApp Pengirim Teror Sedang Dilacak

Nurma menjelaskan, penyidik telah melakukan pelacakan terhadap nomor tidak dikenal yang digunakan untuk mengirimkan pesan ancaman bom tersebut. Langkah itu dilakukan guna memastikan identitas pelaku.

Menurutnya, polisi juga mendalami motif di balik aksi teror yang menyasar lingkungan sekolah, terlebih ancaman itu terjadi pada hari pertama kegiatan belajar mengajar.

"Apa motifnya, apalagi ini pihak sekolah yang jelas eh sekolah baru masuk satu hari, ya. Iya, hari pertama, gitu ya," tuturnya.

Pelaku Terancam Hukuman Penjara hingga 15 Tahun

Kompol Nurma menegaskan, pelaku penyebar teror bom dapat dijerat dengan ancaman hukuman penjara mulai dari satu tahun hingga 15 tahun.

Nah, hukuman yang jelas jika memang melakukan atau memberikan teror, jelas 1 tahun sampai 15 tahun. Itu jelas, ya,

Kapolsek Jagakarsa, Nurma Dewi.

Tim Gegana dan Densus 88 Pastikan Sekolah Aman

Sementara itu, hasil penyisiran yang dilakukan Tim Gegana, Densus 88, serta anjing pelacak di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15 tidak menemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak.

Baca juga:

Isi Lengkap Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Pelaku Seret-Seret Pak RT

Polisi memastikan kondisi sekolah dalam keadaan aman setelah proses pemeriksaan berlangsung selama sekitar empat jam.

"Yang jelas dari pihak Kepolisian sudah melakukan tugasnya, kemudian dinyatakan aman, ya. Jadi semua sudah menyatakan aman, baik dari Gegana, kemudian juga Densus 88 dan anjing pelacak yang tadi ya, sudah melakukan tugasnya 4 jam menyatakan aman untuk SD Negeri Srengseng Sawah nomor 15," tutupnya. (Asp)

#Teror Bom #Sekolah #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Setiap anggota dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 14 menit lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Sahroni menegaskan pengawasan internal Polri harus tetap berjalan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin baik dan tidak hanya merespons persoalan yang menjadi perhatian publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Sebanyak 10.121 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di SUGBK.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Indonesia
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemendikdasmen siapkan pelatihan guru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bagikan