Dewan Pakar Partai Golkar: Pengusul Munaslub Harus Diberi Sanksi Tegas

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 26 Maret 2017
Dewan Pakar Partai Golkar: Pengusul Munaslub Harus Diberi Sanksi Tegas

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di acara ulang tahun ke-68 Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar diminta untuk segera memberikan sanksi yang tegas terhadap politisi muda Golkar Ahmad Doli Kurnia. Pasalnya, Doli mendesak Partai Golkar menyelenggarakan musyawarah luar biasa (munaslub) untuk menyikapi Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang namanya disebut dalam dakwaan kasus e-KTP.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin saat menghadiri acara syukuran hari ulang tahun ke-68 Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono.

"Ada tindakan pecah belah partai itu, harusnya Dewan Pimpinan Pusat harus tegas, harus berikan sanksi, jangan dibiarkan," ujar Mahyudin di kediaman Agung Laksono, Jalan Cipinang Cimpedak, Jakarta, Minggu (26/3).

Mahyudin mengatakan bahwa dirinya sepakat bila sanksi itu diberikan. Ia pun menyerahkan sepenuhnya sanksi yang dijatuhkan pada mekanisme partai yang berlaku.

"Saya sih lebih setuju itu diberi sanksi. Sanksi itu kan bisa berupa teguran, berupa pemberhentian," kata Mahyudin.

Mahyudin menyebut bahwa DPP Partai Golkar akan memutuskan langkah yang tepat untuk merespon tindakan politisi muda Golkar yang mendesak digelarnya munaslub.

"Saya kira itu Dewan Pimpinan Pusat yang memutuskan apa yang lebih tepat," pungkas Mahyudin.

Sebelumnya politisi muda Partai Golkar, yang mewakili Gerakan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Ahmad Doli Kurnia mendesak Partai Golkar menggelar munaslub. Menurut Doli, partainya sangat dirugikan atas kasus e-KTP yang menyeret nama Ketua Umum Golkar Setya Novanto. (Pon)

Berita terkini kasus e-KTP baca juga dalam artikel: KPK Tetapkan Andi Narogong Tersangka Baru Kasus E-KTP

#Setya Novanto #Korupsi E-KTP #Golkar
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Adies Kadir Janji Tidak Akan Terlibat Perkara Berkaitan Partai Golkar di MK
Sebelum dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi, Adies Kadir menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Adies Kadir Janji Tidak Akan Terlibat Perkara Berkaitan Partai Golkar di MK
Indonesia
Golkar Tolak Ambang Batas Parlemen Dihapus, Bantah Motifnya Jegal Partai Baru
Penghapusan ambang batas dinilai dapat membuka peluang bagi partai-partai kecil untuk masuk ke parlemen, sekaligus mendorong keberagaman politik di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Golkar Tolak Ambang Batas Parlemen Dihapus, Bantah Motifnya Jegal Partai Baru
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia memastikan Adies Kadir mundur dari kepengurusan dan keanggotaan Golkar usai terpilih sebagai Hakim MK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Indonesia
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Bahlil Lahadalia mengumumkan Adies Kadir tidak lagi menjadi pengurus maupun kader Partai Golkar setelah pencalonannya sebagai Hakim MK disetujui DPR RI.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Indonesia
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Bahlil, saat ditanya tanggal pasti mengenai kapan berlakunya status Adies yang bukan lagi kader Golkar, menyebutkan itu telah ditetapkan sekitar beberapa hari lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
 Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Indonesia
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Partai Golkar baru akan menyetujui pemilihan kepala daerah lewat DPRD jika partisipasi publik tetap berjalan maksimal.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Indonesia
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Pemilihan di DPRD dilakukan secara terbuka melalui voting terbuka guna mencegah praktik transaksional. Selain itu,hanya memilih kepala daerah tanpa wakil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Indonesia
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Forum tersebut akan difokuskan pada konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta pembahasan arah strategis partai di masa depan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Indonesia
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Dalam situasi nasional yang sangat berat ini, seharusnya seluruh kekuatan politik bersatu membantu rakyat, bukan justru memperdebatkan koalisi permanen atau tidak permanen
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bagikan