Parenting

Damai Ajalah Enggak Usah Kalap Borong Peralatan Bayi Jelang Melahirkan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Senin, 21 Maret 2022
Damai Ajalah Enggak Usah Kalap Borong Peralatan Bayi Jelang Melahirkan

Enggak usah borong perlengkapan yang tidak perlu. (Foto: Pexels/Andre Furtado)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMBESARKAN anak butuh perhatian khusus. Dari masa kehamilan hingga kelahiran, semua butuh dana tidak sedikit. Meskipun mempersiapkan kelahiran bayi sangat menyenangkan, jika tak diperhitungkan dengan matang maka akan membebani keuangan.

Ada banyak hal diperlukan calon ibu sangat akan melahirkan. Namun, tak semua perlengkapan bayi harus baru. Dengan sedikit kreativitas, barang masih layak guna atau mix and match beberapa perlengkapan maka akan membuat pengeluaran menjadi lebih efisien.

Baca juga:

Mendamaikan Diri Saat Jadi Korban Momshaming Akibat Operasi Caesar

Berikut cara berdamai dengan dana persiapan kelahiran si kecil.


1. Gunakan bantal biasa daripada bantal khusus

bantal kehamilan
Produk kehamilan seperti bantal hamil biasanya cukup mahal. (Foto: Today's Parent)

Ketika perut mulai membesar, kamu mungkin mengalami beberapa gejala tidak menyenangkan. Seperti nyeri pinggul atau punggung.

Menggunakan bantal tambahan akan mensupport postur tubuh dan dapat meringankan sensasi tidak nyaman.

Tidak diragukan lagi menggunakan bantal hamil akan menjadi solusi tepat. Namun seperti kebanyakan produk bersalin, bantal ini cukup mahal.

Menempatkan bantal biasa di antara kaki mungkin sama efektifnya dan membantumu meredakan pembengkakan dan nyeri kaki.


2. Ganti krim stretch mark dengan minyak goreng

krim stretch mark
Perut mulus tanpa stretch mark selama kehamilan. (Foto: Pexels/Joao Paolo)

Saat hamil, tubuh mengalami transformasi luar biasa. Kulit di perut terus meregang, garis-garis halus berwarna kemerahan panjang atau dikenal sebagai stretch mark akan muncul.

Masalahnya, garis-garis tersebut tidak mudah dihilangkan. Bersikap proaktif untuk membantu mencegahnya akan lebih baik.

Ada banyak produk perawatan kulit di pasaran mengklaim dapat menghilangkan stretch mark sepenuhnya.

Namun, terlepas dari seberapa efektif produk tersebut, kebanyakan krim stretch mark harganya cukup mahal. Coba gunakan minyak zaitun, yang kaya akan antioksidan, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu meminimalkan stretch mark.

Baca juga:

Cara Mendamaikan Anak Tantrum

3. Buat tas makanan ringan darurat setiap hari

makanan ringan
Konsumsi cemilan selama kehamilan. (Foto: Pexels/Mikhail Nilov)

Setiap perempuan hamil tahu jika meninggalkan rumah tanpa makanan ringan, kemungkinan akan merasa lapar dan gelisah.

Kamu mungkin akan membeli sesuatu tidak sehat di toko terdekat hanya untuk menjinakkan rasa lapar.

Memiliki kantong camilan kecil berisi biskuit, kacang atau cokelat batangan, akan membantumu melewati hari berat tanpa merasa lapar.

Cemilan bagus untuk kantung cemilanmu, seperti cokelat hitam sebab baik untuk jantungmu dan kaya akan serat serta zat besi.

4. Tahan keinginan membeli pakaian baru bayi

pakaian
Tahan keinginan untuk beli baju bayi. (Foto: Pexels/Shvets Production)

Pakaian bayi sangat lucu dan menggemaskan. Kamu mungkin tidak sabar untuk segera membeli dan mengenakannya ke si kecil.

Namun tahanlah keinginan untuk memborong baju bayi. Biasanya, saat si kecil lahir orang-orang di sekitarmu akan membanjirimu dengan pakaian bayi.

Kamu mungkin akan memiliki cukup pakaian. Selain itu, kamu bisa meminjam dari orang-orang di sekitarmu.

Pakaian bayi biasanya tidak terlalu lama dipakai karena si bayi cepat tumbuh besar. Karena jarang dipakai, kondisinya pun cenderung masih bagus. Cobalah untuk menghemat belanjaan dengan tidak memborong pakaian bayi.

Beberapa cara untuk berdamai dengan kalapnya memborong pakaian bayi bisa jadi catatanmu ketika akan melahirkan. Dengan begitu, kamu bisa mengalokasikan dana ekstra untuk persiapan bersalin atau pendidikan anak. (Avia)

Baca juga:

Ayah Juga Bisa Baby Blues, Bagaimana Mendamaikannya

#Parenting #Ilmu Parenting #Maret +62 Bicara Damai Ajalah #Angka Kehamilan #Resiko Kehamilan #Ibu Menyusui #Ibu Hamil #Ibu Dan Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Indonesia
Angka Kelahiran di Jabar Menurun, Masuk Fase Populasi Menua
Rata-rata terdapat dua kelahiran dari perempuan usia 15-49 tahun semasa hidupnya. Hal ini terutama didorong oleh tingkat kelahiran pada perempuan di kelompok umur 15-19 dan 20-24 yang menurun signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Angka Kelahiran di Jabar Menurun, Masuk Fase Populasi Menua
Indonesia
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus kelalaian perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Bagikan