Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh

[Ki-Ka] Andorra Maheswari, Muhammad Nabhan Zayyanu Abdar, Kea Atalia Nitisara bersama buku karya masing-masing.(foto: Dok Karya Raya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — DALAM sebuah taman, karya-karya bermekaran. Inilah semangat yang dibawa Karya Raya 2026 yang ditampilkan dalam Pameran Karya Raya di Perpustakaan Jakarta. Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan. Di balik setiap buku, cerita, ilustrasi, dan karya kreatif, ada proses perkembangan anak yang mulai dari mencari ide, mengembangkan gagasan, mengeksekusi imajinasi, menyelesaikan apa yang mereka mulai, dan berani menunjukkan hasil karya mereka.

Semangat tersebut sejalan dengan filosofi Garden of Kindness. Kreativitas anak diibaratkan sebuah taman dengan rasa ingin tahu menjadi benih, kesempatan menjadi tanah, pendampingan menjadi air, dan apresiasi menjadi sinar matahari. Oleh karena itu, anak tidak hanya membutuhkan dorongan untuk berkarya, tetapi juga ruang yang aman untuk mencoba, keberanian untuk berimajinasi, serta penghargaan terhadap setiap prosesnya.

“Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi tempat buku-buku yang telah selesai ditulis. Perpustakaan harus menjadi tempat cerita-cerita baru mulai dilahirkan,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI JakartaNasruddin Djoko Surjono dalam keterangan tertulis yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Mengenal Mikhayla Shanum Caya, Anak Skate 11 Tahun Atlet Termuda Indonesia di Asian Games 2026



Karya Bertumbuh bersama Anak



Seiring karyanya bertumbuh, anak pun bertumbuh. Dari pembaca menjadi penulis. Dari pasif konsumen menjadi aktif kontributor. Perjalanan itu menjadi semakin relevan di era akal imitasi (AI), ketika anak-anak tumbuh di tengah dunia yang memungkinkan teknologi menghasilkan gambar, tulisan, musik, dan berbagai bentuk konten dalam hitungan detik. Kini kemampuan anak untuk berpikir kritis, mengeksplorasi kemungkinan, membuat pilihan, dan menciptakan sesuatu yang bermakna menjadi sangatlah penting.

“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa karya mereka punya arti,” kata Co-Founder Karya Raya Ernest.

Karya Raya telah berkembang dari 638 buku pada 2023 menjadi 1.081 buku pada 2024, 1.870 buku pada 2025, dan 2.053 buku pada 2026. Tahun ini, pertumbuhan perjalanan karya-karya tersebut diperluas karena diberi ‘rumah’ di Perpustakaan Jakarta. Salah satu hal baru yang diperkenalkan tahun ini yakni Karya Raya Corner di Perpustakaan Jakarta.

Kini buku-buku karya Young Author Karya Raya dapat terus dibaca, selain secara digital di website ByMe.Bookabook.id, juga di pojok baca tersebut untuk terus ditemukan dan dibaca.

Seiring dengan peresmian Karya Raya Corner, Bookabook dan Perpustakaan Jakarta selaku penyelenggara Karya Raya meluncurkan buku Ruang Bertumbuh yang terinspirasi dari filosofi Perpustakaan Jakarta dan PDS H.B. Jassin yang tak sekadar hadir untuk menemanimu membaca, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar, berkarya, dan bertumbuh sehingga membuat perpustakaan bisa tetap relevan di masa sekarang.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya datang ke perpustakaan untuk membaca karya orang lain, tetapi juga melihat bahwa suatu hari karya mereka sendiri bisa menjadi bagian dari perpustakaan dan dinikmati orang lain,” ujar Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta & PDS HB Jassin Diki Lukman Hakim.

Pameran Karya Raya 2026 berlangsung 11 September–2 Oktober 2026 di Perpustakaan Jakarta, dan puncaknya di PERAYAAN pada 3 Oktober 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki.(*)



Baca juga:

Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'

#Parenting #Buku #Perpustakaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Ita mengajak pembaca melakukan sesuatu yang sering kali tidak mudah dilakukan seorang pemimpin, yakni becermin pada diri sendiri sambil tertawa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Indonesia
Perpustakaan Nasional Ajak Generasi Muda 'Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran'
Perpusnas mengajak masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, lebih dekat dengan kekayaan pengetahuan dan budaya Nusantara.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Perpustakaan Nasional Ajak Generasi Muda 'Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran'
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
ShowBiz
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Jason Ranti dan Mice Misrad mempertemukan puisi dan kartun dalam buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Bagikan