MERAHPUTIH.COM — DALAM sebuah taman, karya-karya bermekaran. Inilah semangat yang dibawa Karya Raya 2026 yang ditampilkan dalam Pameran Karya Raya di Perpustakaan Jakarta. Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan. Di balik setiap buku, cerita, ilustrasi, dan karya kreatif, ada proses perkembangan anak yang mulai dari mencari ide, mengembangkan gagasan, mengeksekusi imajinasi, menyelesaikan apa yang mereka mulai, dan berani menunjukkan hasil karya mereka.
Semangat tersebut sejalan dengan filosofi Garden of Kindness. Kreativitas anak diibaratkan sebuah taman dengan rasa ingin tahu menjadi benih, kesempatan menjadi tanah, pendampingan menjadi air, dan apresiasi menjadi sinar matahari. Oleh karena itu, anak tidak hanya membutuhkan dorongan untuk berkarya, tetapi juga ruang yang aman untuk mencoba, keberanian untuk berimajinasi, serta penghargaan terhadap setiap prosesnya.
“Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi tempat buku-buku yang telah selesai ditulis. Perpustakaan harus menjadi tempat cerita-cerita baru mulai dilahirkan,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI JakartaNasruddin Djoko Surjono dalam keterangan tertulis yang diterima Merahputih.com.
Baca juga:
Mengenal Mikhayla Shanum Caya, Anak Skate 11 Tahun Atlet Termuda Indonesia di Asian Games 2026
Karya Bertumbuh bersama Anak
Seiring karyanya bertumbuh, anak pun bertumbuh. Dari pembaca menjadi penulis. Dari pasif konsumen menjadi aktif kontributor. Perjalanan itu menjadi semakin relevan di era akal imitasi (AI), ketika anak-anak tumbuh di tengah dunia yang memungkinkan teknologi menghasilkan gambar, tulisan, musik, dan berbagai bentuk konten dalam hitungan detik. Kini kemampuan anak untuk berpikir kritis, mengeksplorasi kemungkinan, membuat pilihan, dan menciptakan sesuatu yang bermakna menjadi sangatlah penting.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa karya mereka punya arti,” kata Co-Founder Karya Raya Ernest.
Karya Raya telah berkembang dari 638 buku pada 2023 menjadi 1.081 buku pada 2024, 1.870 buku pada 2025, dan 2.053 buku pada 2026. Tahun ini, pertumbuhan perjalanan karya-karya tersebut diperluas karena diberi ‘rumah’ di Perpustakaan Jakarta. Salah satu hal baru yang diperkenalkan tahun ini yakni Karya Raya Corner di Perpustakaan Jakarta.
Kini buku-buku karya Young Author Karya Raya dapat terus dibaca, selain secara digital di website ByMe.Bookabook.id, juga di pojok baca tersebut untuk terus ditemukan dan dibaca.
Seiring dengan peresmian Karya Raya Corner, Bookabook dan Perpustakaan Jakarta selaku penyelenggara Karya Raya meluncurkan buku Ruang Bertumbuh yang terinspirasi dari filosofi Perpustakaan Jakarta dan PDS H.B. Jassin yang tak sekadar hadir untuk menemanimu membaca, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar, berkarya, dan bertumbuh sehingga membuat perpustakaan bisa tetap relevan di masa sekarang.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya datang ke perpustakaan untuk membaca karya orang lain, tetapi juga melihat bahwa suatu hari karya mereka sendiri bisa menjadi bagian dari perpustakaan dan dinikmati orang lain,” ujar Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta & PDS HB Jassin Diki Lukman Hakim.
Pameran Karya Raya 2026 berlangsung 11 September–2 Oktober 2026 di Perpustakaan Jakarta, dan puncaknya di PERAYAAN pada 3 Oktober 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki.(*)
Baca juga: