Dalam Sepekan Kasus COVID-19 di Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 14 Oktober 2021
Dalam Sepekan Kasus COVID-19 di Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI per 13 Oktober 2021, dari 140 RS yang merawat COVID-19 di Jakarta, persentase keterisian tempat tidur isolasi sebesar 7 persen atau 369 pasien isolasi dari total ketersediaan tempat tidur isolasi sebanyak 5.471.

Baca Juga

Anak-Anak Masuk Hotel di Tangsel Wajib Tunjukan Hasil Tes COVID-19

Sedangkan, persentase keterisian tempat tidur ICU sebesar 19 persen atau 173 pasien ICU dari total ketersediaan tempat tidur ICU sebanyak 935.

Kepala Dinkes DKI, Widyastuti mengungkapkan, penambahan kasus ini tak lepas dari upaya penemuan kasus COVID-19 secara aktif (Active Case Finding atau ACF) yang dilakukan oleh jajaran Dinkes yang mana pemeriksaan tidak hanya di sekolah melainkan juga diperluas hingga daerah permukiman.

"Kami mendorong dilakukannya ACF ini untuk menekan laju penularan, memperketat kondisi agar tidak ada kebocoran," paparnya.

Lebih lanjut, kata Widyastuti, pihaknya secara aktif melakukan skrining PCR di lokasi berisiko tinggi, yaitu RT zona merah/orange/kuning. Pada populasi tertutup di daerah transmisi kasus tinggi zona RT tersebut, seperti di sekolah, panti asuhan, perkantoran, asrama, mall, dll.

Lebih lanjut, Widyastuti menjelaskan, pihaknya juga meningkatkan ratio tracing. Per 12 Oktober 2021, ratio tracing di Jakarta sebesar 13,62, yang mana berarti satu kasus positif dilakukan PCR kepada rata-rata 13-14 orang yang berkontak erat.

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

Dengan jumlah tes yang banyak dilakukan di Jakarta, tentu berdampak pada tren persentase kasus positif atau positivity rateyang turut mengalami peningkatan. Namun, angkanya masih jauh di bawah 5 persen. Berdasarkan data Dinkes DKI, positivity rate sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,8 persen.

"Meskipun ada sedikit peningkatan kasus di Jakarta, tapi perlu saya garisbawahi di sini bahwa angka kematian tetap rendah. Pada tanggal 13 Oktober, 0 kematian. Lalu, tanggal 12 Oktober, 1 kematian. Vaksinasi dan deteksi dini cukup berperan dalam menekan angka kematian," jelasnya.

Widyastuti menambahkan, cakupan vaksinasi COVID-19 KTP DKI Jakarta per 13 Oktober 2021 untuk dosis 1 sebanyak 6.985.464 atau 78 persen dan dosis 2 sebanyak 5.400.282 atau 60 persen dari total penduduk DKI Jakarta.

Terkait deteksi dini, kasus positif dapat segera ditemukan dan mendapatkan perawatan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan keparahan dan kematian.

Untuk seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta, Dinkes DKI mengimbau agar tetap waspada, terapkan protokol kesehatan (prokes) dengan benar, dan tentunya lakukan vaksinasi.

"Mari segera vaksinasi lengkap 2 kali bagi semua warga usia 12 tahun ke atas. DKI Jakarta siap membantu memvaksin dosis 1 dan dosis 2 untuk KTP seluruh Indonesia tanpa perlu membawa surat keterangan domisili. Vaksinasi terbukti efektif mencegah perawatan rumah sakit dan meninggal akibat COVID-19. Semoga DKI Jakarta bisa mengendalikan pandemi ini dan kasus positif nantinya dapat terus turun," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Jadwal Vaksinasi COVID-19 di Branz BSD dan RS Annisa Tangerang

#COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan