Dalam Kurun Waktu 2 Bulan, Pariwisata NTT Rugi Rp5 Miliar

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 22 Juli 2020
Dalam Kurun Waktu 2 Bulan, Pariwisata NTT Rugi Rp5 Miliar

Seorang penari sambil memegang cambuk melompat hendak menyambuk lawannya saat dilaksanakannya atraksi tarian Caci di desa wisata Liang Ndara, Manggarai Barat, NTT, Minggu (19/07/2020). .ANTARA FOTO/Ko

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 membuat semua sektor usaha terutama pariwisata mengalami kerugian karena ditutup untuk dikunjungi wisatawan.

Dampak itu dirasakan oleh pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT). Bayangkan, dalam dua bulan saja, kegiatan wisata di sana mengalami kerugian mencapai Rp5 miliar akibat corona.

Baca Juga

Dapat Suntikan Modal, Perumnas Fokus Selesaikan 46 Proyek Perumahan

"Pandemi COVID-19 ini memang sangat dirasakan," ucap Kadis Pariwisata Manggarai Barat, Agustinus Rinus saat dihubungi ANTARA dari Kupang, Selasa (21/7)

Agustinus mengatakan bahwa kerugian itu dihitung setelah pihaknya bersama dengan Politenik El Bajo Commodus melakukan survei bersama terkait dampak langsung dari pandemi COVID-19 itu.

Dari hasil survei itu juga bisa disimpulkan bahwa jika pandemi COVID-19 terus berlanjut dan sektor pariwisata tak dibangkitkan kembali maka dipastikan pariwisata di Labuan Bajo akan hancur.

"Selain itu juga pelaku-pelaku pariwisata di Labuan Bajo ini belum menerapkan manajemen risiko. Sehingga banyak pelaku wisata yang kaget dan tak punya simpanan saat pandemi ini," ujarnya dilansir Antara.

Gua Batu Cermin. (Foto: instagram.com/medha_id)
Gua Batu Cermin atau warga lokal menyebutnya Watu Sermeng. (Foto: instagram@medha_id)

Agustinus mengatakan bahwa dari 4.412 tenaga kerja di sektor pariwisata, hampir sebanyak 85 persen terdampak. Para tenaga kerja itu terpaksa dirumahkan untuk sementara waktu, meski banyak juga yang di berhentikan.

Selama ini untuk tetap membuat perekonomian di sektor pariwisata tetap berjalan, pemerintah daerah telah memberikan stimulus kepada sejumlah hotel dan restoran di daerah itu.

"Bupati mengeluarkan surat memberikan pembebasan pajak hotel dan restoran yang selama ini sudah berjalan. Dan dampaknya positif sehingga banyak hotel yang masih tetap beroperasi walaupun minim wisatawan yang menginap," kata dia

Ia menambahkan stimulus pembebasan pajak sudah berlaku selama lima bulan sejak Maret lalu dan akan berakhir pada Juli. Namun, ujar dia, akan ada evaluasi lagi akan diperpanjang atau tidak.

Baca Juga

Menjelajah Wisata Kawah Putih di Era New Normal Bersama Travel Trip

Sementara itu, terkait pendapatan asli daerah (PAD) dipastikan mengalami penurunan yang sangat jauh dari target yang akan dicapai pada tahun 2020.

"Kalau PAD kita justru turun jauh sekali dari sektor pariwisata. Tahun ini kita targetkan Rp30 miliar. Tetapi akhirnya dievaluasi dan turun menjadi Rp9 miliar saja," pungkasnya. (*)

#Kupang #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Bantuan JHL Foundation terasa istimewa karena pertama yang diterima langsung komunitas mereka setelah terdampak gempa.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Merah Putih Kasih
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim JHL Foundation menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Indonesia
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Paus Leo XIV mengaku sangat sedih melihat korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan yang ditimbulkan bencana tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Indonesia
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Pertamina menunda pengoperasian Terminal BBM Reo di Manggarai, NTT pascagempa magnitudo 7,7. Dermaga masih menunggu tes struktur.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Indonesia
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Indonesia
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
BMKG mencatat 1.979 gempa susulan pasca gempa 7,7 SR di NTT hingga 17 Agustus 2026. Aktivitas masih fluktuatif, diperkirakan stabil dalam 2–3 pekan
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
Bagikan