Dailami Firdaus, Kecam Macron

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 01 November 2020
Dailami Firdaus, Kecam Macron

Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, mengecam pernyataaan Presiden Prancis Macron. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia mengecam aksi kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice. Indonesia juga mengecam pernyataan Macron karena dianggap telah melukai perasaan umat islam di seluruh dunia.

"Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia," kata Jokowi.

Sejalan dengan itu Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat Badan Kontak Majelis Taklim ( BKMT ), Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, mengecam dan meminta dengan tegas agar Presiden Prancis Emmanuel Macron mencabut dan meminta maaf kepada seluruh umat muslim di dunia atas pernyataan yang telah disampaikan.

Baca Juga:

Jokowi Kecam Macron, PKS: Sudah Selayaknya Suarakan Kemarahan Umat Islam Indonesia

"Saya Dailami Firdaus Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat Badan Kontak Majelis Taklim ( BKMT ) menyerukan agar kita seluruh umat muslim di Indonesia umumnya dan seluruh anggota keluarga besar Badan Kontak Majelis Taklim dimanapun berada untuk mengikuti seruan Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) untuk memboikot produk produk dari negara Prancis," tegas Dailami dalam siaran persnya.

"Saya meminta Presiden Prancis Emannuel Macron segera menarik dan meminta maaf atas pernyataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Juga stigmasisasi Islam dalam opini yang negatif yang jelas menjuruskan kepada suatu pernyataan kebencian yang dapat menimbulkan ketidakharmonisan Dunia," tambahnya.

dailami
BKMT mendukung seruan MUI. (Foto: istimewa)

Dia berharap kepada seluruh umat muslim yang akan melakukan aksi dalam menyampaikan pendapatnya dapat melakukan dengan damai dan tertib. Tetap mematuhi arahan dari petugas keamanan dan menjalankan protokol kesehatan.

"Tetap mengedepankan aksi yang berakhlak dan beradab. Kita tunjukan bahwa Islam bukan seperti apa yang dipikirkan oleh mereka para pembenci Islam," kata Dailami.

Baca Juga:

Kecam Pernyataan Macron, Jokowi Singgung soal Tolerasi Beragama

Dia melanjutkan bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, yang menyebarkan kedamaian dan memberikan kenyamanan untuk seluruh umat manusia di penjuru dunia. (psr)

#Prancis #Pemboikotan #Emmanuel Macron
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Dunia
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
French Blood Establishment (EFS) mengatakan ruang pendingin tempat penyimpanan darah terdampak peretas.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
Dunia
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Jumlah narapidana di Prancis mencapai 90.937 orang, jauh melampaui kapasitas penjara. Hampir 9.000 orang terpaksa tidur di atas kasur lantai.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Indonesia
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
RUU itu bertujuan mengatur "ganti rugi atas kerusakan akibat kekerasan atau perusakan yang dilakukan di ruang publik serta pemulihan kerugian."
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Prancis Rusuh! Presiden Macron Merasa Marah dan Malu
Nunez mengajukan pengunduran dirinya kepada Macron pada Minggu (18/10) di tengah meningkatnya kritik terhadap penanganan pihak berwenang terhadap kerusuhan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Prancis Rusuh! Presiden Macron Merasa Marah dan Malu
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Bagikan