Belut Bisa Membantu Regenerasi Kulit

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 20 September 2019
Belut Bisa Membantu Regenerasi Kulit

Salah satu bahan sushi adalah belut. (Foto: Pexels/Skitterphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELUT untuk sebagian orang memancing rasa jijik. Tapi bila sudah diolah menjadi masakan, tak ada yang menolak. Meskipun ada juga yang menghindarinya karena terbayang ketika masih hidup. Hidangan belut memang cukup populer. Belut biasa diolah menjadi sushi, belut bakar, atau sekadar digoreng biasa. Rasanya hampir sama seperti ikan pada umumnya. Hanya saja teksturnya lebih lembut dan kenyal. Siapa sangka makanan enak nan gurih ternyata bisa menyehatkan tubuh?

Melansir dari healthbenefitstimes.com, kandungan nutrisi dalam belut sangat kaya. Bisa memenuhi gizi sehari-hari tanpa bantuan karbohidrat. Serat ikan belut cukup padat sehingga akan membuatmu kenyang lebih lama. Cocok bagi mereka yang sedang menjalankan program diet.


Baca Juga:

Ini Mitos Salah Kaprah Tentang Susu

1. Menghambat Pertumbuhan Kanker

belut
Kandungan arginin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker (Foto: Pinterest/mutluvesaglikli.com)


Belut mengandung arginin yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker pada tubuh. Belut juga bisa melancarkan peredaran darah sehingga semua nutrisi dari asupan gizi berjalan lancar. Tidak ada yang menumpuk apalagi sampai menyumbat.


2. Kekuatan Tulang

belut
Kandungan fosfornya mampu menjaga kesehatan tulang (Foto: Pixabay/Free-Photos)


Dalam daging belut terdapat fosfor yang bisa menjaga kesehatan tulang. Biasakan anak untuk mengkonsumsi belut agar pertumbuhan tulang serta giginya semakin ideal. Mengolah daging belut menjadi menu sehat yang nikmat tidak sulit. Anak-anak pun pasti suka.

Baca Juga:

Ini Perbedaan Antara Cappucino, Espresso, Latte, dan Mochaccino

3. Kalori

diet
Belut asupan yang tepat bagi yang menjalankan program diet. (Foto: Pexels/Public Domain Pictures)


Jika kamu sedang menjalankan program diet, belut merupakan asupan yang tepat untukmu. Apalagi jika kamu membarengi program diet ini dengan pola olahraga sehat. Kalori yang terdapat pada daging belut cukup tinggi dan mudah dipecah oleh tubuh. Jika menumpuk pun hanya berperan sebagai cadangan energi saja.

4. Regenerasi Sel

sel
Kamu bisa menjaga kesehatan kulit dengan mengkonsumsi belut (Foto: Pixabay/silviarita)


Ingin kulit sehat dan awet muda? Mulailah mengkonsumsi daging belut. Kandungan gizi yang tinggi mampu meregenerasi kulit dengan sangat cepat. Sel-sel yang mati akan keluar dengan sendirinya. Tentunya dengan tambahan produk perawatan, proses regenerasi kulit akan semakin optimal. (mar)


Baca juga:

Kudapan Manis Nikmat Berbahan Santan

#Kuliner Belut #Penyakit
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Dunia
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
WHO melaporkan kasus hantavirus di kapal MV Hondius. 3 penumpang tewas, satu pasien dirawat intensif. Simak penjelasan pakar soal penularan dan bahayanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Bagikan