Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Begini Kondisi Terkini Novel Baswedan di Singapura

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 07 September 2017
Begini Kondisi Terkini Novel Baswedan di Singapura

Wajah terkini Novel Baswedan. (Dokumentasi Rina Emilda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih terus menjalani perawatan di Singapura. Terkini, perkembangan mata kiri novel mulai membaik.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, pasca operasi, tim dokter telah memindahkan jaringan selaput di bagian gusi dan dipindahkan ke pipi dan kemudian diletakan di mata kiri. Dari situ, terdapat perkembangan perbaikan sekitar 40 hingga 45 persen pada mata kiri Novel.

"Terkait penempelan tersebut, bagi kami ini salah satu informasi yang positif, dan kami berharap proses penyembuhan terus berjalan," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (6/9) kemarin.

Sementara itu, untuk mata kanan Novel, diakui jaringannya belum tampak tumbuh. Ia menyebut, ada sekitar dua sampai empat milimeter yang tidak tumbuh di lapisan mata kanan Kasatgas perkara korupsi e-KTP itu.

Febri menegaskan, Novel saat ini fokus pada penyembuhan pada kedua matanya setelah disiram air keras medio April lalu. Sementara itu, KPK sebagai lembaga yang menaungi Novel bakal menyelesaikan segala masalah yang tengah terjadi.

"Karena persoalan-persoalan akan berakibat pada fluktuasi tekanan mata Novel Baswedan. Jadi, ada beberapa hal yang memang perlu kita pisahkan dulu persoalannya," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seusai melaksanakan Salat Subuh di masjid dekat rumahnya pada 11 April lalu, orang tak dikenal tiba-tiba menyerang Novel. Dua penyerang Novel yang menunggangi sepeda motor itu kemudian menyiramkan cairan keras ke wajah kerabat Anies Baswedan itu.

Hampir lima bulan berlalu, kasus penyerangan Novel mangkrak di kepolisian. Dalam keterangannya ke beberapa media, ia menyebut, kasus penyerangannya mangkrak lantaran disinyalir keterlibatan beberapa jendral di kepolisian. (Pon)

Baca juga berita terkait kondisi mata Novel Baswedan di: Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Sudah Membaik

#Novel Baswedan #Penyiraman Air Keras #KPK #E-KTP #Korupsi E-KTP #Febri Diansyah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Usulkan Negara Perbesar Peran dalam Pembiayaan Kampanye untuk Tekan Biaya Politik
KPK mengusulkan peningkatan peran negara dalam pembiayaan kampanye untuk menekan biaya politik yang dinilai menjadi salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 45 menit lalu
KPK Usulkan Negara Perbesar Peran dalam Pembiayaan Kampanye untuk Tekan Biaya Politik
Indonesia
KPK Bongkar Akar Korupsi Kepala Daerah, Berawal dari Biaya Politik yang Terlalu Mahal
KPK menyebut tingginya biaya politik dalam pemilu dan pilkada menjadi faktor yang kerap memicu korupsi kepala daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
KPK Bongkar Akar Korupsi Kepala Daerah, Berawal dari Biaya Politik yang Terlalu Mahal
Indonesia
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli Antoni, Ini Alasan dan Dasar Hukumnya
KPK menolak laporan gratifikasi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait amplop dari Suhardiman Amby karena telah masuk dalam proses penyidikan perkara korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli Antoni, Ini Alasan dan Dasar Hukumnya
Indonesia
KPK Geledah Rumah Pejabat Sukoharjo Selama 3 Jam, Amankan Satu Koper
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa rumah itu telah kosong. Istri Richard berinisial E disebutnya tidak berada di rumah, sedangkan anaknya sedang kuliah di luar kota
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Pejabat Sukoharjo Selama 3 Jam, Amankan Satu Koper
Indonesia
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Audit BPK Pemkab Muara Enim, Bobby Rizaldi Diperiksa 9 Jam
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Adhityo Rizaldi, sebagai saksi kasus dugaan korupsi audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Audit BPK Pemkab Muara Enim, Bobby Rizaldi Diperiksa 9 Jam
Indonesia
KPK Sebut Laporan Gratifikasi Raja Juli Berstatus Case Closed, tetapi Penyidikan Tetap Berlanjut
KPK menduga Suhardiman Amby mengumpulkan uang dari sejumlah pihak melalui pemotongan Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota koperasi yang berkaitan dengan pengurusan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kuansing.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
KPK Sebut Laporan Gratifikasi Raja Juli Berstatus Case Closed, tetapi Penyidikan Tetap Berlanjut
Indonesia
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa KPK selama 9 jam terkait dugaan suap audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Indonesia
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan
SETARA Institute mendesak KPK agar mengambil alih kasus Febrie Adriansyah. Sebab, kasus tersebut dinilai janggal.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan
Indonesia
KPK Kepung 'Safe House' Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Misteri Dua Koper Hitam Hasil Penggeledahan Masih Jadi Misteri
Upaya paksa ini bertujuan mencari dokumen serta barang bukti tambahan guna memperkuat pembuktian perkara yang diduga menjerat Etik Suryani
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Kepung 'Safe House' Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Misteri Dua Koper Hitam Hasil Penggeledahan Masih Jadi Misteri
Berita
KPK Sita Barang dari Safe House Bupati Sukoharjo Etik Suryani, 2 Koper Hitam Jadi Barang Bukti
KPK menggeledah safe house Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Penyidik terlihat membawa dua koper hitam.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Sita Barang dari Safe House Bupati Sukoharjo Etik Suryani, 2 Koper Hitam Jadi Barang Bukti
Bagikan