Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Sudah Membaik

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Jumat, 21 April 2017
Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Sudah Membaik

Pegawai KPK yang tergabung dalam Wadah Pegawai KPK melakukan aksi solidaritas untuk kesembuhan Novel Baswedan di Gedung KPK Jakarta, Kamis (13/7). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perkembangan kesehatan penyidik KPK Novel Baswedan sudah berangsur membaik. Mata kirinya kini sudah mengenali angka dan huruf. Sebelumnya, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal.

"Mulai siang hari, perkembangan perawatan dan pengobatan Novel Baswedan adalah ada perbaikan kondisi mata kiri," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (21/4).

Febri mengatakan kemarin penglihatan mata kiri Novel Baswedan masih buram, sekarang sudah mengenali angka dan huruf. Namun, Novel silau bila terpapar cahaya karena selaput mata kiri banyak terbakar karena banyak terkena siraman air keras Pada tanggal 11 April 2017 seusai Salat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya. Air keras itu mengenai matanya sehingga dibawa ke SNEC pada tanggal 12 April 2017.

"Tekanan mata kiri dan kanan Novel hari ini normal, yaitu 17," tambah Febri.

Menurut Febri, terjadi peningkatan tekanan mata mulai Kamis (20/4) sehingga dokter dapat mengurangi pemberian dosis obat tetes mata dari 3 x sehari menjadi 2 x sehari sampai 1 x sehari.

"Ada perbaikan cukup bagus untuk mata kanan Novel yang sudah bisa membaca dan mengenali huruf dengan lebih jelas yang bisa dibandingkan kalau kemarin bisa membaca judul berita ukuran besar, hari ini subjudul koran sudah terbaca dan lebih mengenali wajah dengan baik," katanya.

Meski selaput putih mata Novel membaik, selaput hitam atau kornea belum ada perkembangan hingga saat ini.

"Teror terhadap Novel kami pandang dan kami sikapi bukanlah serangan pribadi kepada Novel, melainkan kami sikapi sebagai serangan atau pukulan kepada KPK, termasuk kerja-kerja KPK dalam pemberantasan korupsi. Saat ini sudah ada 19 orang yang diperiksa polisi. Akan tetapi, apakah sudah menemukan pelaku atau tidak? Belum ada info ada tersangka dalam perkara ini," jelas Febri.

Polisi mendapatkan barang bukti berupa cangkir sebagai wadah untuk menyimpan air keras dari tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa belasan saksi serta rekaman CCTV yang ada di rumah Novel terkait dengan perkara itu.

Teror terhadap Novel ini bukanlah yang kali pertama. Dia sudah beberapa kali mendapatkan teror, antara lain, ditabrak mobil saat menuju ke KPK ketika mengendarai motor pada tahun 2016, kriminalisasi dengan ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan di Bengkulu (2015), hingga diserang kelompok pendukung Amran Batalipu hingga motornya ringsek pada tahun 2012.

Sumber: ANTARA

#Novel Baswedan #KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
KPK memeriksa tujuh mantan pejabat BBPJN Sumut terkait dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara senilai Rp231,8 miliar. Simak daftar tersangkanya.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Indonesia
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
KPK bongkar isi surat ke Panglima TNI soal dugaan korupsi BNPB yang menyeret Letjen Suharyanto & aliran dana oknum TNI. Simak detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
Indonesia
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
KPK ungkap korupsi BNPB seret Bima Setiawan, adik eks Kepala BNPB Suharyanto. Pengadaan tenda, perahu karet & HT karhutla dikorup. Simak di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
Indonesia
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
: KPK beri peringatan tegas bahaya flexing dan gaya hidup mewah keluarga yang berpotensi memicu korupsi. Cek rincian program Keluarga Berintegritas!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
Indonesia
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
KPK menggeledah kompleks Pemkab Klaten setelah menetapkan Bupati Hamenang Wajar Ismoyo sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Tujuh ruangan disegel.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
Indonesia
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum dicekal meski mangkir panggilan KPK. Benarkah ia hindari pemeriksaan dan pergi ke Malaysia? Simak fakta lengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Indonesia
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
KPK menggeledah delapan lokasi kasus korupsi BNPB. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita tiga mobil hingga perhiasan.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
Bagikan