Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan

Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. (Foto: dok. Kejagung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi menilai, penanganan dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, telah memunculkan berbagai pertanyaan serius terkait independensi penegakan hukum.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Baca juga:

Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan

KPK Diminta Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Hendardi berpendapat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mengambil alih penanganan perkara tersebut untuk menghindari potensi konflik kepentingan.

Pengambilalihan perkara oleh KPK bukan semata-mata soal kewenangan, tetapi untuk memastikan proses hukum berjalan independen dan mampu memulihkan kepercayaan publik.

kata Hendardi, Kamis (16/7)

Ia juga menyoroti sejumlah hal yang dinilai janggal dalam penanganan perkara tersebut. Salah satunya menyangkut perubahan status hukum Febrie Adriansyah dan Don Ritto setelah perkara ditangani Kejaksaan Agung.

Menurut Hendardi, perubahan status dari tersangka menjadi saksi seharusnya disertai penjelasan hukum yang terbuka kepada publik.

Baca juga:

KPK Sita Barang dari Safe House Bupati Sukoharjo Etik Suryani, 2 Koper Hitam Jadi Barang Bukti

Selain itu, Hendardi juga mempertanyakan belum adanya langkah penahanan terhadap Febrie Adriansyah.

Menurutnya, meski penahanan bukan kewajiban dalam setiap proses penyidikan, keputusan untuk tidak menahan mantan pejabat tinggi penegak hukum dalam perkara korupsi bernilai besar perlu disertai alasan yang jelas.

“Ketika argumentasi itu tidak dijelaskan secara terbuka, ruang spekulasi di tengah masyarakat akan semakin besar,” ujarnya.

SETARA Desak Prabowo Kawal Kasus Febrie Adriansyah

Hendardi juga menilai, Kejaksaan Agung menghadapi tantangan menjaga independensi karena perkara tersebut melibatkan mantan pejabat strategis di institusi itu.

Kondisi tersebut, menurutnya, membuat proses penanganan perkara sulit dilepaskan dari persepsi adanya konflik kepentingan.

Ia pun meminta Presiden RI, Prabowo Subianto, tidak hanya menyerahkan persoalan tersebut sepenuhnya kepada proses hukum, tetapi juga memastikan penanganan kasus berlangsung transparan dan akuntabel.

Baca juga:

Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Kasus Febrie Adriansyah, Status Tersangka tak Gugur

Sementara di sisi lain, Hendardi mendorong KPK menunjukkan keberanian dengan memanfaatkan kewenangannya apabila terdapat dasar hukum untuk mengambil alih penyidikan.

“Langkah tersebut penting untuk menjaga integritas pemberantasan korupsi sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum,” ungkap Hendardi. (knu)

#Febrie Adriansyah #Kasus Korupsi #Kejaksaan Agung #SETARA Institute #KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (209) berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Berita Foto
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyotiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dua kali mangkir dari panggilan KPK kasus korupsi pertanahan. KPK buka peluang jemput paksa dan telah sita Rp 106,3 Miliar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Tong Biru KPK Temani Bupati Klaten Digelandang Masuk KPK, Bukti Sitaan Uang Tunai Rp 1 Miliar Terungkap!
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung KPK Jumat pagi bersama tong biru bukti sitaan Rp 1 Miliar. Simak pernyataan maaf dan perkembangan kasusnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Tong Biru KPK Temani Bupati Klaten Digelandang Masuk KPK, Bukti Sitaan Uang Tunai Rp 1 Miliar Terungkap!
Indonesia
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Wabup Klaten Lindha Benny diuji OTT Bupati Hamenang Wajar Ismoyo hanya 3 hari usai dilantik gantikan mendiang suami. Simak rekap berita selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Indonesia
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
OTT KPK di Klaten seret Pj Sekda Jaka Purwanto dan pejabat OPD. Mobil dinas AD 11 C terparkir di Polresta, lokasi pemeriksaan disterilkan ketat!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
Bagikan