Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan

Soffi AmiraSoffi Amira - 2 jam, 9 menit lalu
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan

Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. (Foto: dok. Kejagung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi menilai, penanganan dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, telah memunculkan berbagai pertanyaan serius terkait independensi penegakan hukum.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Baca juga:

Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan

KPK Diminta Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Hendardi berpendapat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mengambil alih penanganan perkara tersebut untuk menghindari potensi konflik kepentingan.

Pengambilalihan perkara oleh KPK bukan semata-mata soal kewenangan, tetapi untuk memastikan proses hukum berjalan independen dan mampu memulihkan kepercayaan publik.

kata Hendardi, Kamis (16/7)

Ia juga menyoroti sejumlah hal yang dinilai janggal dalam penanganan perkara tersebut. Salah satunya menyangkut perubahan status hukum Febrie Adriansyah dan Don Ritto setelah perkara ditangani Kejaksaan Agung.

Menurut Hendardi, perubahan status dari tersangka menjadi saksi seharusnya disertai penjelasan hukum yang terbuka kepada publik.

Baca juga:

KPK Sita Barang dari Safe House Bupati Sukoharjo Etik Suryani, 2 Koper Hitam Jadi Barang Bukti

Selain itu, Hendardi juga mempertanyakan belum adanya langkah penahanan terhadap Febrie Adriansyah.

Menurutnya, meski penahanan bukan kewajiban dalam setiap proses penyidikan, keputusan untuk tidak menahan mantan pejabat tinggi penegak hukum dalam perkara korupsi bernilai besar perlu disertai alasan yang jelas.

“Ketika argumentasi itu tidak dijelaskan secara terbuka, ruang spekulasi di tengah masyarakat akan semakin besar,” ujarnya.

SETARA Desak Prabowo Kawal Kasus Febrie Adriansyah

Hendardi juga menilai, Kejaksaan Agung menghadapi tantangan menjaga independensi karena perkara tersebut melibatkan mantan pejabat strategis di institusi itu.

Kondisi tersebut, menurutnya, membuat proses penanganan perkara sulit dilepaskan dari persepsi adanya konflik kepentingan.

Ia pun meminta Presiden RI, Prabowo Subianto, tidak hanya menyerahkan persoalan tersebut sepenuhnya kepada proses hukum, tetapi juga memastikan penanganan kasus berlangsung transparan dan akuntabel.

Baca juga:

Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Kasus Febrie Adriansyah, Status Tersangka tak Gugur

Sementara di sisi lain, Hendardi mendorong KPK menunjukkan keberanian dengan memanfaatkan kewenangannya apabila terdapat dasar hukum untuk mengambil alih penyidikan.

“Langkah tersebut penting untuk menjaga integritas pemberantasan korupsi sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum,” ungkap Hendardi. (knu)

#Febrie Adriansyah #Kasus Korupsi #Kejaksaan Agung #SETARA Institute #KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan
SETARA Institute mendesak KPK agar mengambil alih kasus Febrie Adriansyah. Sebab, kasus tersebut dinilai janggal.
Soffi Amira - 2 jam, 9 menit lalu
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Janggal, SETARA Institute Minta KPK Turun Tangan
Indonesia
KPK Kepung 'Safe House' Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Misteri Dua Koper Hitam Hasil Penggeledahan Masih Jadi Misteri
Upaya paksa ini bertujuan mencari dokumen serta barang bukti tambahan guna memperkuat pembuktian perkara yang diduga menjerat Etik Suryani
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 50 menit lalu
KPK Kepung 'Safe House' Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Misteri Dua Koper Hitam Hasil Penggeledahan Masih Jadi Misteri
Indonesia
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Pengamat Politik, Fernando Emas, mencurigai ada oknum lain di Kejagung dalam kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Berita
KPK Sita Barang dari Safe House Bupati Sukoharjo Etik Suryani, 2 Koper Hitam Jadi Barang Bukti
KPK menggeledah safe house Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Penyidik terlihat membawa dua koper hitam.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Sita Barang dari Safe House Bupati Sukoharjo Etik Suryani, 2 Koper Hitam Jadi Barang Bukti
Indonesia
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Rizaldi. Hal itu terkait dugaan hasil audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
KPK kembali Geledah Pemkab Sukoharjo, Sasar Kantor 2 Tersangka ASN
Sasaran lokasi penggeledahan yakni kantor Kepala BPKAD Richard Tri Handoko dan Kabag Umum Setda Tri Mulyo di Gedung Menara Wijaya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
KPK kembali Geledah Pemkab Sukoharjo, Sasar Kantor 2 Tersangka ASN
Indonesia
Naik Turun Status Tersangka Eks Jampidsus, Kejagung: Bukan Gugur, Tapi Lagi Dipelajari
Status eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto turun jadi saksi di Sprindik Kejagung
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Naik Turun Status Tersangka Eks Jampidsus, Kejagung: Bukan Gugur, Tapi Lagi Dipelajari
Indonesia
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Kasus Febrie Adriansyah, Status Tersangka tak Gugur
Tiga sprindik umum yang baru diterbitkan kejaksaan tak menggugurkan hasil penyidikan yang sudah dilakukan Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Kasus Febrie Adriansyah, Status Tersangka tak Gugur
Indonesia
Nama 9 Penyidik Kasus TPPU Menyeret Eks Jampidsus, Plus Jabatannya di Kejagung!
Kejagung umumkan sembilan nama jaksa penyidik kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Mayoritas alumni KPK.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Nama 9 Penyidik Kasus TPPU Menyeret Eks Jampidsus, Plus Jabatannya di Kejagung!
Indonesia
Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Turun Jadi Saksi di Sprindik Baru, Ini Alasan Kejagung
Kejagung menerbitkan tiga Sprindik baru. Status eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto turun dari tersangka Polri menjadi saksi.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Turun Jadi Saksi di Sprindik Baru, Ini Alasan Kejagung
Bagikan