Headline

Banjir Bandang Lumpuhkan Jalur Utama Bandung-Garut

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 21 November 2017
Banjir Bandang Lumpuhkan Jalur Utama Bandung-Garut

Pengendara motor melintasi banjir di kawasan Pasar Gedebage, Bandung, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jalur jalan utama Bandung-Garut Selasa (21/11) lumpuh akibat dilanda banjir bandang. Badan jalan digenangi air sehingga menimbulkan antrean kendaraan yang cukup panjang.

Banjir yang menggenangi badan jalan nasional itu terjadi sejak Selasa sore sesaat setelah hujan deras mengguyur wilayah timur Bandung, masih berlangsung hingga malam.

Akibat banjir yang terjadi setiap turun hujan itu, arus lalu lintas kendaraan dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya macet.

"Genangan air masih ada di tiga titik, yakni di depan PT. Kahatex, PT. Dwipa Puri Kabupaten Sumedang dan di depan PT. Vonex Kabupaten Bandung," kata Kepala Polsek Cimanggung, Kompol Kuswanto.

Kompol Kuswanto sebagaimana dilansir Antara menyampaikan, titik ketingian air di badan jalan mencapai 30 sampai 40 sentimeter, akibatnya cukup menyulitkan pengendara melajukan kendaraannya melewati genangan air.

"Kepada pengendara agar selalu waspada dikarenakan volume air di kawasan ini terus meningkat," katanya.

Seorang warga setempat, Kiki menyampaikan, banjir di jalan utama Bandung-Garut itu sudah terjadi beberapa kali selama November.

Setiap turun hujan, kata dia, beberapa titik di jalur nasional kawasan industri selalu terjadi banjir, akibatnya terjadi kemcetan yang cukup panjang.

"Bulan November ini sudah empat kali banjir, banjir terbesar hari kemarin (Senin) dan sekarang," kata Kiki.

Sementara itu, kendaraan dari arah Bandung menuju Garut dapat menggunakan jalur alternatif melewati Jatinangor, Tanjungsari, kemudian keluar di pertigaan Parakan Muncang., sedangkan kendaraan dari arah Garut menuju Bandung dapat menggunakan jalur alternatif melewati jalan lama Cicalengka, lalu masuk ke Jalan Majalaya-Rancaekek selanjutnya masuk kawasan Cileunyi.(*)

#Banjir Bandung #Banjir Bandang #Banjir Bandang Garut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Bagikan