Anies Bakal Temui Petinggi PKS, Demokrat Beri Dukungan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 29 Oktober 2022
Anies Bakal Temui Petinggi PKS, Demokrat Beri Dukungan

Tim kecil dari Partai NasDem, Demokrat, dan PKS saat bertemu Anies Baswedan, Selasa (25/10/2022). ANTARA/HO-DPP Partai NasDem

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal melakukan safari politiknya jelang Pemilu 2024.

Yang terdekat, Anies direncanakan bakal menemui petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu (30/10) besok.

Juru Bicara PKS M Kholid menuturkan adanya agenda pertemuan antara politikus senior PKS Ahmad Heryawan atau Aher dengan Anies.

Kholid menyampaikan, pertemuan besok itu didasari karena Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan akan menjadi narasumber dalam agenda seminar yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Baca Juga:

Menguatnya Elektabilitas AHY Diklaim Tepat Jadi Cawapres Anies

Hanya saja, Kholid tidak membeberkan topik atau diskusi apa yang akan dijadikan bahasan dalam seminar tersebut.

"Hari minggu besok akan ada acara seminar di DPP PKS," katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (29/10).

Akan tetapi, saat ditanyakan soal agenda lain dalam pertemuan itu, Kholid enggan berkomentar lebih banyak.

Namun, dia menyatakan, pembahasan perihal pemilihan presiden (pilpres) akan sangat mungkin dibahas dalam pertemuan tersebut.

Khususnya soal adanya keinginan dari kader PKS yang ingin mendorong Aher maju sebagai bakal calon wakil presiden (Bacapres) mendampingi Anies Baswedan yang sudah dideklarasikan oleh NasDem.

"Besok kita liat ya. Ya bisa jadi (turut membahas pencapresan)," kata Kholid.

Baca Juga:

Anies Diberi Tongkat Tanduk Rusa oleh Habib Novel

Tak hanya Aher dan Anies, dalam agenda seminar besok kata Kholid, turut hadir Presiden PKS Ahmad Syaikhu beserta pimpinan DPP PKS dan pengurus teras partai.

Menanggapi rencana pertemuan itu, Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyambut positif.

Menurut dia, komunikasi dan silaturahmi Anies dengan tokoh dari partai calon mitra koalisi merupakan hal baik.

“Dengan demikian, bisa lebih mendalami dan mengenal karakter, pemikiran, dan pandangan satu sama lain,” kata Herzaky.

Herzaky menjelaskan, Partai Demokrat ingin membangun fondasi yang kuat bagi koalisi.

Langkah awal untuk mewujudkan hal ini, kata dia, dengan saling menghormati, menghargai, dan mengedepankan keterbukaan dalam berkomunikasi.

Setiap rencana komunikasi dan pertemuan terkait koalisi ini pun, selalu didiskusikan dan dibahas secara terbuka.

"Begitu pula dengan rencana pertemuan Anies dan Aher, seperti halnya pertemuan Anies dan AHY sebelum-sebelum ini, sudah sempat dibahas pula dengan kami-kami,” kata dia.

Herzaky mengatakan, pertemuan Anies-Aher sangat penting.

“Pertemuan-pertemuan seperti ini sangatlah penting, dalam konteks semakin menguatkan jalinan chemistry dan rencana koalisi kami,” ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Barack Obama Dukung Anies Jadi Presiden 2024

#Anies Baswedan #Ahmad Heryawan #PKS
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
PKS mengecam keras serangan penyiraman cairan kimia terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dan mendesak polisi segera mengungkap pelaku serta aktor intelektual di baliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
Indonesia
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global
PKS mengkritik agresi AS-Israel ke Iran. PKS menilai, bahwa hal itu mencederai perdamaian dunia.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global
Indonesia
PKS Tegaskan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Sejalan Upaya Cegah KKN
Pelarangan tersebut seharusnya tidak hanya berlaku pada pilpres, tetapi juga pada pemilihan kepala daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
PKS Tegaskan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Sejalan Upaya Cegah KKN
Bagikan