Anies Diberi Tongkat Tanduk Rusa oleh Habib Novel

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 28 Oktober 2022
Anies Diberi Tongkat Tanduk Rusa oleh Habib Novel

Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mendapatkan tongkat tanduk rusa dari Habib Nobel, Jumat (28/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan seleaai menggelar silaturahmi dan salat Jumat bersama pemimpin Ponpes Ar-Raudhah Solo, Habib Novel Alaydrus, Jumat (28/10).

Usai silaturahim, Anies yang jadi capres dari Partai NasDem mendapatkan hadiah khusus dari Habib Novel berupa tongkat dari bahan tanduk hewan rusa yang telah mati.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Barack Obama Dukung Anies Jadi Presiden 2024

Anies mengaku senang mendapatkan hadiah dari Habib Novel. Ia juga mendoakan agar Habib Novel dimudahkan dalam kegiatan dakwahnya dan jadi teladan semua

"Kita dengarkan nasihat dari beliau (Habib Novel) sebagai seorang yang jadi rujukan dan kita doakan semoga beliau sehat dan panjang umurnya," kata Anies.

Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mendapatkan tongkat tanduk rusa dari Habib Nobel, Jumat (28/10). (MP/Ismail)
Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mendapatkan tongkat tanduk rusa dari Habib Nobel, Jumat (28/10). (MP/Ismail)

Dia memastikan tidak ada obrolan khusus soal capres 2024. Dia juga mengaku senang pulang dapat tongkat tanduk rusa, hadiah dari Habib Novel.

"Ini dapat tongkat tanduk rusa yang telah mati, dan tanduknya lepas sendiri dari kepalanya hadiah dari beliau (Habib Novel). Saya senang," kata dia.

Baca Juga

PNS TGUPP akan Kembali ke SKPD Masing-Masing

Dia akan membawa pulang hadiah ini untuk mendapatkan keberkahan dari Habib Novel.

"Ini unik (tongkat) saya bawa pulang ini terima kasih, Insya Allah jadi sesuatu yang hikmah bagi kita semua. Sebelumnya saya juga berziarah ke sejumlah ulama di Solo," imbuh dia.

Pemimpin Ponpes Ar-Raudhah Solo, Habib Novel Alaydrus mengemukakan Anies sebagai tamu harus dimuliakan. Ia pun memberikan hadiah tongkat dari tanduk rusa sebagai oleh-oleh sebagai tamu.

"Kami muliakan Pak Anies sebagai tamu memberikan semampu saya. Punyanya ini (tanduk rusa) ya ini. Mau ngasih mobil Alphard saya tidak punya," ujar Habib Novel.

Ia menambahkan alasan memberi tongkat karena ini merupakan sunah Nabi Muhammad SAW. Ia juga mendoakan semua yang termasuk golongan saudaranya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Capres Jagoan NasDem Bertemu Habib Novel di Solo

#Anies Baswedan #Partai Nasdem #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Bagikan