Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah adanya pembahasan terkait isu fusi atau “merger” antara Partai Gerindra dan Partai NasDem.

Wakil Ketua DPR RI ini menegaskan, hingga kini tidak pernah ada komunikasi maupun agenda resmi yang membicarakan hal tersebut.

“Seperti yang disampaikan oleh NasDem, kita tidak pernah ada pembicaraan seperti itu,” ujar Dasco dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4).

Dasco mengaku terkejut dengan munculnya isu tersebut di ruang publik. Menurut dia, kabar mengenai kemungkinan fusi kedua partai tidak memiliki dasar yang jelas karena tidak pernah dibahas di internal maupun antarpartai.

Baca juga:

Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal

“Kita juga bingung sebenarnya isu ini dari mana,” katanya.

Ia menilai, klarifikasi yang telah disampaikan oleh pihak NasDem sudah cukup untuk meluruskan informasi yang beredar. Dalam konteks ini, NasDem dianggap sebagai pihak yang lebih dahulu menjadi sorotan terkait isu tersebut.

“Karena NasDem sudah menjelaskan, kami rasa itu sudah cukup,” ujar Dasco.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, juga menyatakan hal serupa. Ia menegaskan, belum ada pembahasan internal mengenai wacana fusi dengan Partai Gerindra.

Baca juga:

Waka Banggar DPR dari Gerindra Pertanyakan Motif JK Usul Naikkan Harga BBM

Saan bahkan mengaku terkejut dengan mencuatnya isu tersebut. Ia menjelaskan, dalam istilah politik, penggabungan partai lebih tepat disebut sebagai fusi, bukan merger atau akuisisi.

“Ini juga saya kaget, tiba-tiba muncul isu fusi Gerindra dan NasDem,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sebelumnya.

Menurut Saan, hingga saat ini fokus utama partainya masih pada penguatan internal. Konsolidasi organisasi, baik di tingkat pusat maupun daerah, menjadi prioritas utama dibandingkan membahas wacana penggabungan partai.

“Kami masih fokus konsolidasi internal, membangun struktur partai di semua tingkatan,” ujarnya.

Pernyataan dari kedua pimpinan partai tersebut mempertegas bahwa isu fusi yang beredar di publik tidak memiliki dasar pembahasan resmi. Baik Gerindra maupun NasDem memastikan tidak ada agenda penggabungan dalam waktu dekat. (Pon)

#DPR RI #Gerindra #Partai Nasdem #Merger Partai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Jika ada indikasi tindak pidana, seret pelakunya ke proses hukum tanpa kompromi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel
ICW meminta DPR berpegang pada hasil seleksi yang telah dilakukan sebelumnya serta mengutamakan integritas calon.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel
Indonesia
Kekerasan Seksual masih Jadi Ancaman Anak Indonesia, DPR Minta Pemerintah Permudah Sistem Pelaporan
Masih banyak korban yang memilih diam karena takut kepada pelaku, merasa malu, mendapat ancaman, tidak dipercaya, atau khawatir justru disalahkan ketika melapor.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kekerasan Seksual masih Jadi Ancaman Anak Indonesia, DPR Minta Pemerintah Permudah Sistem Pelaporan
Indonesia
Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Terungkap, Sebut Dasco Paling Tahu
Nanik S Deyang mengungkapkan alasan mengapa dirinya mundur dari Kepala BGN. Ia mengatakan, bahwa Sufmi Dasco Ahmad paling tahu.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Terungkap, Sebut Dasco Paling Tahu
Indonesia
RUU LLAJ Jadi Usul Inisiatif DPR, PKB Tuntut Sanksi Tegas bagi Pemilik ODOL
Selama ini, beban sanksi hukum kerap kali ditimpakan sepenuhnya kepada pengemudi atau sopir truk di lapangan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
RUU LLAJ Jadi Usul Inisiatif DPR, PKB Tuntut Sanksi Tegas bagi Pemilik ODOL
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
DPR Kometari Pengunduran Diri Nanik S Deyang, Sebut Harus Jadi Momentum Perbaikan Program MBG
Fokus utama pemerintah bukan sekadar mencari pengganti, melainkan membenahi program MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
DPR Kometari Pengunduran Diri Nanik S Deyang, Sebut Harus Jadi Momentum Perbaikan Program MBG
Indonesia
Politik Berbiaya Tinggi Pemicu Kepala Daerah Korupsi
Maraknya kepala daerah tersangkut korupsi tidak terlepas dari tingginya biaya politik serta faktor karakter pribadi pemimpin.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Politik Berbiaya Tinggi  Pemicu Kepala Daerah Korupsi
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Bagikan