Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel

Gedung Ombudsman RI. (Dok. Ombudsman RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengingatkan DPR RI agar proses penunjukan pengganti antarwaktu (PAW) anggota Ombudsman RI dilakukan secara terbuka dan akuntabel. ICW meminta DPR berpegang pada hasil seleksi yang telah dilakukan sebelumnya serta mengutamakan integritas calon.

Plt Koordinator ICW Almas Sjafrina mengatakan DPR sebenarnya telah memiliki pedoman yang jelas yakni daftar hasil seleksi calon anggota Ombudsman RI periode sebelumnya yang telah disusun berdasarkan nomor urut.

"DPR telah memiliki rujukan yang jelas, yakni hasil seleksi calon anggota Ombudsman periode sebelumnya yang telah disertai nomor urut. Calon yang berada pada nomor urut berikutnya, yaitu Wahida Suaib, sejauh ini tidak memiliki catatan yang menimbulkan persoalan integritas," kata Almas, Jumat (24/7).

Menurut Almas, mengabaikan urutan hasil seleksi tanpa alasan yang objektif justru akan memunculkan pertanyaan publik mengenai independensi dan motif di balik keputusan DPR. ICW juga menyoroti belum adanya kejelasan dari pimpinan DPR mengenai sosok yang akan ditetapkan sebagai PAW Ombudsman.

Baca juga:

John Lennon Nama Samaran Eks Ketua Ombudsman Saat Terima Suap Rp 4,8 M

Di lain sisi, sebelumnya muncul pernyataan anggota DPR yang menyebut penetapan PAW tidak wajib mengikuti nomor urut hasil seleksi. Situasi itu memicu beragam spekulasi. Salah satunya beredar informasi bahwa calon yang dipilih ialah Radian Syam yang berada di nomor urut ke-11 hasil seleksi dan diketahui merupakan anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Almas menilai pengalaman kasus korupsi yang menjerat mantan anggota Ombudsman Hery Susanto menjadi pengingat bahwa integritas harus menjadi syarat utama dalam pengisian jabatan di lembaga tersebut.

Menurutnya, Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik harus diisi figur yang profesional, independen, dan bebas dari konflik kepentingan. Karena itu, DPR diminta tidak memilih calon yang memiliki kedekatan dengan kepentingan politik praktis apabila berpotensi mengurangi independensi lembaga.

ICW berharap proses penunjukan PAW Ombudsman tidak dipandang hanya sebagai pengisian kursi kosong. DPR diminta menjadikan momentum ini untuk memulihkan kepercayaan publik dengan memastikan keputusan diambil berdasarkan rekam jejak integritas, kompetensi, independensi, serta melalui proses seleksi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.(Pon)

Baca juga:

Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Rp 4,8 M dan Hadiah Rumah, Ini Detailnya!














#Ombudsman #DPR RI #ICW
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif agar perubahan skema pendanaan tidak menghambat keberlangsungan program yang menyasar jutaan penerima manfaat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Perpres tersebut perlu menempatkan Program MBG sebagai bagian dari kebijakan pemenuhan gizi nasional yang lebih komprehensif dengan pendekatan siklus kehidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Indonesia
ICW Nilai Pembentukan URI Kontradiktif dengan Kebijakan Efisiensi Belanja Negara
Menurut ICW, pemerintah seharusnya lebih dahulu membenahi berbagai persoalan mendasar di dunia pendidikan tinggi.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
ICW Nilai Pembentukan URI Kontradiktif dengan Kebijakan Efisiensi Belanja Negara
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Indonesia
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dokter Zahra, Evaluasi Total Program Magang
Pengungkapan fakta secara utuh sangat penting agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat sekaligus memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dokter Zahra, Evaluasi Total Program Magang
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Sikapi Pengunduran Diri Gubernur BI
Ketidakpastian kepemimpinan bank sentral dinilai berpotensi memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Sikapi Pengunduran Diri Gubernur BI
Indonesia
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Jatuhnya korban jiwa dalam konflik horisontal yang terjadi menjadi indikator bahwa mekanisme resolusi konflik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Indonesia
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Jika ada indikasi tindak pidana, seret pelakunya ke proses hukum tanpa kompromi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Bagikan