Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 28 April 2021
Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyebaran COVID-19 di tanah air belum jauh dari kata aman. Selain penyebaran yang belum bisa ditekan, tingkat pasien meninggal cederung tinggi.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, jumlah kasus meninggal terus bertambah.

Angka persentasenya sebesar 2,7 persen sejak awal Februari 2021.

Baca Juga:

India Minta Facebook dan Twitter Hapus Unggahan Kritik COVID-19

Padahal jika membandingkan dengan persentase kesembuhan dan kasus aktif yang membaik, persentase kematian harusnya dapat diturunkan.

Penurunan persentase dapat terjadi apabila kasus positif baru dapat seluruhnya sembuh.

"Kita tidak boleh hanya melihat pada kasus aktif dan kesembuhannya saja, tetapi juga perlu mewaspadai angka kematian yang tinggi dari beberapa provinsi,” beber Wiku dalam keterangan persnya, Rabu (28/4).

Melihat perkembangan pada pekan ini, kenaikannya mencapai 29,2 persen.

Tingginya angka kematian ini dikontribusikan 5 provinsi. Yakni Jawa Tengah bertambah 178 kasus, Sumatera Selatan naik 25 kasus, DKI Jakarta naik 20 kasus, Jawa Barat naik 18 kasus, dan Aceh naik 15.

Kelima provinsi ini diminta segera mengevaluasi penanganannya. Kabupaten/kota yang menyumbangkan angka kematian terbesar harus segera diidentifikasi.

Pemerintah daerah setempat diminta segera melakukan perbaikan pada kualitas penanganan pasien positif, utamanya pada gejala sedang dan berat.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, saat menyampaikan pemaparan kepada wartawan melalui tayangan daring, Selasa (27/4/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, saat menyampaikan pemaparan kepada wartawan melalui tayangan daring, Selasa (27/4/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)

Upaya testing dan tracing pun harus ditingkatkan untuk mengidentifikasi penularan sejak dini.

"Dan pemda setempat diminta terus berkoordinasi dengan pusat agar dapat tecapai sinkronisasi data yang baik," jelas Wiku.

Sehingga kenaikan angka kematian mingguan tidak bisa ditoleransi.

Untungnya, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan atau BOR (bed occupancy ratio), tidak menunjukkan kenaikan.

“Apabila rumah sakit menghadapi kendala atau kesulitan dalam mengahadapi kasus COVID-19, harap segera menghubungi Kementerian Kesehatan agar diberi bantuan segera,” pesan Wiku.

Di samping itu, progres penanganan kasus positif pada pekan ini terbilang cukup baik.

Ditandai menurunnya kembali penambahan angka kasus positif.

Minggu ini, penambahannya hanya 1,4 persen dari minggu sebelumnya sebesar 14,1 persen.

Dan secara per provinsi, kenaikan kasus tertinggi mingguan berada di Riau naik 930 kasus, Sumatera Barat naik 758 kasus, Kep Bangka Belitung naik 408, NTT naik 353, dan Sumatera Selatan naik 237 kasus.

Selanjutnya, pada perkembangan kesembuhan minggu ini naik 0,9 persen.

Ada 5 provinsi yang mencatatkan angka kenaikan tertinggi yaitu Jawa Barat naik 2.386, Kep Bangka Belitung naik 622, Riau naik 351 kasus, Kep Riau naik 239 kasus, dan Kalimantan Utara naik 208 kasus.

Baca Juga:

PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Perkembangan terkini pada kasus positif COVID-19, per 26 April 2021 terjadi penambahan harian pasien terkonfirmasi positif sebanyak 5.944 kasus.

Dengan jumlah kasus aktif ada 100.652 kasus atau persentasenya 6,1 persen dibandingkan rata-rata dunia 13,1 persen.

Jumlah kesembuhan sebanyak 1.501.715 kasus atau telah menembus angka 91,2 persen dibandingkan rata-rata dunia 84,8 persen.

Pada kasus meninggal sebanyak 44.771 kasus atau 2,7 persen dibandingkan rata-rata dunia 2,1%. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bermodal E-KTP, Bantuan Kompensasi COVID-19 Rp600 Ribu Bisa Diambil

#COVID-19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan