Merahputih.com - Sejumlah ajudan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim memukul wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/6) malam.
Insiden itu terjadi saat Silmy akan menyerahkan diri ke KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdul.
Baca juga:
Profil dan Sepak Terjang Wamen Imipas Silmy Karim yang tengah Dicari KPK
Eks Dirjen Imigrasi itu tiba di markas KPK sekitar pukul 22.45 WIB, dengan dikawal oleh sejumlah orang yang diduga ajudannya.
Saat hendak memasuki lobi gedung KPK, para ajudan Silmy menghalangi kerja wartawan. Mereka mendorong wartawan yang sedang mengambil gambar dan meminta keterangan Silmy.

"Mas jangan dorong-dorong. Biasa saja," ucap salah seorang pewarta.
Sayangnya, pernyataan wartawan tersebut tak direspons ajudan Silmy. Mereka terus mendorong kamera wartawan. Bahkan, salah seorang ajudan Silmy sempat memukul wartawan saat Silmy sudah masuk markas KPK.
Baca juga:
Dicari-cari Terkait OTT Imigrasi, Wamen Silmy Karim Diimbau Kooperatif Datang ke KPK
Padahal, Silmy sendiri sempat merespons sejumlah pertanyaan awak media saat dikonfirmasi mengenai keberadaanya yang sempat diburu KPK.
"Ya gini saja, menyelesaikan agenda," ucap Silmy. (Pon)