92 Staf PBB Tewas di Gaza

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 10 November 2023
92 Staf PBB Tewas di Gaza

Sejumlah warga mengangkut para korban dari sebuah gedung yang hancur akibat serangan Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan, Selasa (17/10). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/tm/am.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah anggota staf Perserikatan Bangsa-Bangsa yang tewas di Jalur Gaza sudah mencapai 92 orang di tengah berlangsungnya konflik Israel-Palestina.

Komisaris jenderal Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA), Philippe Lazzarini menuturkan, sekitar 13.000 anggota PBB dipekerjakan di Jalur Gaza.

Baca Juga

Jokowi akan Sampaikan Hasil KTT OKI soal Gaza ke Joe Biden

Ia menyebutkan bahwa UNRWA belum pernah mengalami “kematian sebanyak itu dalam waktu yang singkat."

Saat ini, lebih dari 700.000 orang mengungsi ke sekolah-sekolah yang didirikan UNRWA agar dapat berlindung di bawah bendera biru PBB.

"Akan tetapi, 50 lebih fasilitas mereka telah diserang hingga menelan puluhan korban jiwa dan melukai ratusan lainnya," kata Lazzarini.

Menyelamatkan diri ke wilayah selatan Jalur Gaza juga tidak dijamin aman, kata pejabat senior PBB itu. Lebih lanjut, dia mengatakan sepertiga staf PBB di sana tewas akibat dibombardir.

"Semakin lama korban jiwa terus berjatuhan seperti yang diumumkan Israel, semakin jauh kita dari prospek perdamaian di masa depan," katanya.

Baca Juga

Penyair Kanada Rupi Kaur Tolak Undangan Gedung Putih karena Gaza

Saat wawancara, Lazzarini mengaku sangat terkejut dengan apa yang dia temukan di Gaza.

“Situasinya menyayat hati," ucapnya

Lazzarini mengatakan masyarakat serba kekurangan, mereka menyelamatkan diri ke sekolah-sekolah UNRWA dan meminta roti dan air.

Terjadi krisis bahan bakar, katanya. Jika tidak ada bahan bakar yang tiba di Gaza dalam beberapa hari ke depan.

“fasilitas-fasilitas utama tidak akan berfungsi lagi,” katanya.

Blokade pasokan bantuan sama saja dengan hampir tidak ada perdagangan dan ketertiban umum terancam, menurut pejabat PBB itu.

Jika dalam waktu dekat tidak ada perubahan, maka banyak orang yang akan kehilangan nyawanya karena minim bantuan kemanusiaan dan bukan karena pengeboman, ujarnya.

“Blokade ketat semacam itu berarti sama saja dengan hukuman kolektif,” kata Lazzarini. (*)

Baca Juga

Bantuan Tak Bisa Masuk Gaza Utara di Tengah Bombardir Israel

#Jalur Gaza
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Dunia
Kapal Perang Israel Kepung dan Sabotase Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Rusak Mesin Kapal Hingga Sistem Navigasi
Konvoi pelayaran bantuan kemanusiaan tersebut bertolak dari Barcelona, Spanyol, sejak 15 April silam
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Kapal Perang Israel Kepung dan Sabotase Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla, Rusak Mesin Kapal Hingga Sistem Navigasi
Dunia
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Konflik bersenjata antara Hamas dan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban jiwa yang sangat besar
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Indonesia
Gaza Memanggil! 8.000 Pasukan Indonesia Siap Amankan Palestina Secara Bertahap Mulai April
Pengoperasian jalur ini diharapkan mampu mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik krusial jalur utama
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Gaza Memanggil! 8.000 Pasukan Indonesia Siap Amankan Palestina Secara Bertahap Mulai April
Indonesia
Indonesia Berencana Kirim Pasukan TNI ke Gaza, Yordania Beri Dukungan Penuh
Yordania mendukung penuh rencana Indonesia untuk mengirim pasukan TNI ke Gaza. Indonesia siap memperkuat kerja sama strategis dengan Yordania.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Indonesia Berencana Kirim Pasukan TNI ke Gaza, Yordania Beri Dukungan Penuh
Indonesia
DPR Tegaskan Pengiriman TNI ke Gaza Murni Misi Kemanusiaan, Bukan Terlibat Konflik
Komisi I DPR menegaskan, bahwa pengiriman TNI ke Gaza murni kemanusiaan. Kedatangan prajurit ke Gaza bukanlah untuk terlibat konflik.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Tegaskan Pengiriman TNI ke Gaza Murni Misi Kemanusiaan, Bukan Terlibat Konflik
Olahraga
Gaza Hancur akibat Perang, FIFA dan Dewan Perdamaian Janji Bangun Stadion hingga Akademi Sepak Bola
FIFA dan Dewan Perdamaian berjanji akan membangun stadion baru di Gaza, Palestina. Hal itu diungkapkan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Gaza Hancur akibat Perang, FIFA dan Dewan Perdamaian Janji Bangun Stadion hingga Akademi Sepak Bola
Indonesia
Indonesia Jadi Bos Pasukan Perdamaian Gaza, TNI Siap Guncang Dunia di Jalur Merah
DPR juga memberikan catatan penting agar pemerintah mempersiapkan segala aspek secara matang sebelum keberangkatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Indonesia Jadi Bos Pasukan Perdamaian Gaza, TNI Siap Guncang Dunia di Jalur Merah
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer
Pemerintah menegaskan pasukan TNI di Gaza akan berfokus pada kemanusiaan. Pengiriman prajurit ke Gaza bukanlah untuk operasi militer.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer
Indonesia
Pemerintah Indonesia Pastikan 8 Ribu Aparat TNI Hanya Berjaga di Wilayah Gaza, Tidak Ikut Berperang
Kemlu menjelaskan pokok-pokok national caveats atau pembatasan tindakan militer TNI saat bertugas dalam operasi internasional.
Frengky Aruan - Minggu, 15 Februari 2026
Pemerintah Indonesia Pastikan 8 Ribu Aparat TNI Hanya Berjaga di Wilayah Gaza, Tidak Ikut Berperang
Bagikan