Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian

Gedung Kementerian Luar Negeri. (Foto: dok. Kemenlu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Jalur Gaza yang terjadi setelah adanya kesepakatan mengenai pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel.

Indonesia menilai serangan tersebut justru menghambat implementasi kesepakatan perdamaian yang telah dicapai untuk Gaza. Hal ini disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X resminya, Rabu (5/8).

Serangan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, tindakan yang dilakukan secara sengaja menghambat implementasi Peace Plan untuk Gaza, dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina,

Kemlu RI.

Dalam pernyataannya, Kemlu RI mendesak Israel segera menghentikan seluruh operasi militernya secara permanen.

Pemerintah Indonesia juga meminta Israel memenuhi seluruh komitmennya sebagai pihak yang terlibat dalam kesepakatan gencatan senjata.

"Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dari kesepakatan gencatan senjata, untuk menghentikan serangan militernya segera dan secara permanen, dan memenuhi seluruh komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang sejalan dengan hukum internasional," kata Kemlu.

Baca juga:

Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan

Selain itu, Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menjamin perlindungan penuh terhadap warga sipil, tenaga medis, dan pekerja kemanusiaan, serta memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dapat berlangsung secara aman, cepat, dan tanpa hambatan.

Tegaskan Dukungan terhadap Solusi Dua Negara

Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong proses politik yang kredibel demi mewujudkan kemerdekaan Palestina melalui Solusi Dua Negara.

Menurut Kemlu, langkah tersebut sejalan dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan serta parameter yang telah disepakati secara internasional sebagai jalan menuju perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan menyeluruh di Timur Tengah.

Baca juga:

Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Milik Hamas, Pasukan Kepolisian Baru Akan Amankan Gaza

Serangan Terjadi Usai Kesepakatan Gaza

Diketahui, Israel masih terus melancarkan serangan ke Gaza meski telah tercapai kesepakatan terbaru terkait Gaza dalam pertemuan dengan perwakilan Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Serangan tersebut terjadi beberapa hari setelah Hamas menyetujui rencana pelucutan senjata kepada Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dalam serangan terbaru itu, sedikitnya 13 orang tewas, termasuk anak-anak.

Sementara itu, seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa pihaknya menargetkan anggota militer di Gaza dan menyebut dua militan Hamas tewas dalam operasi tersebut. (Knu)

#Kementerian Luar Negeri #Israel #Jalur Gaza #Gencatan Senjata #Serangan Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Dunia
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
ShowBiz
Jennie BLACKPINK Kena Imbas Kontroversi Adidas, Penggemar Mulai Desak Putus Kerja Sama
Jennie BLACKPINK terseret seruan boikot Adidas setelah iklan di Israel menuai kritik. Jennie disebut tak terlibat dalam kampanye yang kontroversial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Jennie BLACKPINK Kena Imbas Kontroversi Adidas, Penggemar Mulai Desak Putus Kerja Sama
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Fashion
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Adidas mengakui materi promosi yang digunakan tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran di tengah publik.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Bagikan