MERAHPUTIH.COM - ORANGTUA dari sineas film dokumenter Naza mendapatkan persekusi dari ekstremis sayap kanan Israel di kediaman mereka di Savyon, Israel Tengah, selama beberapa malam berturut-turut sejak 16 September.
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star. Laporan The Tims of Israel menunjukan pengunjuk rasa meneriakkan kata pengkhianat kepada negara.
"Kami mengusir para pengkhianat," ujar mereka dalam video Instagram @trtworld, dikutip Jumat (18/9).
Tak cuma itu, pengunjuk rasa juga melontarkan ancaman serius seperti pembunuhan. Mereka mengatakan sineas Naza harus dihukum mati. "Hukuman mati untuk pengkhianat," teriak mereka.
Baca juga:
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Pengunjuk rasa juga melakukan aksi mengibarkan bendera unit-unit IDF dan mengangkat papan bertuliskan 'Pengkhianat'. Tak cuma itu, para pengunjuk rasa kabarnya juga berusaha melacak kediaman orangtua dari Yuval Abraham, rekan sineas Naza.
Naza merupakan sebuah film dokumeter yang dilakukan untuk mengamati aksi pembunuhan sistematis Israel terhadap warga Palestina. Genosida sistematis tersebut diklaim dokumenter yang ada dilakukan lewat rangkaian AI.(tka)
Baca juga:
Ava DuVernay Kembali dengan '14th', Film Dokumenter tentang Perjalanan Demokrasi Amerika Serikat
Sumber Foto:
Tangkapan layar video