Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan

Ilustrasi Jalur Gaza tinggal puing-puing akibat serbuan Israel sejak Oktober 2023. /ANTARA/Anadolu/py

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.

Kebijakan penutupan Jalur Gaza diumumkan Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT), unit Kementerian Pertahanan Israel. COGAT beralasan blokade itu diberlakukan menyusul adanya serangan rudal balistik Iran ke wilayahnya.

Baca juga:

Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara

Dikutip dari laporan The Times of Israel, penutupan mencakup semua penyeberangan utama, termasuk Kerem Shalom dan Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

COGAT mengklaim kebijakan ini tidak akan memengaruhi situasi kemanusiaan di Gaza, dengan alasan jumlah makanan yang masuk sejak gencatan senjata telah “jauh melampaui” kebutuhan gizi penduduk berdasarkan standar PBB.

Kondisi Kemanusiaan Terburuk di Gaza

Namun, organisasi internasional dan kelompok Palestina menegaskan kondisi di Gaza justru semakin memburuk. Mereka memperingatkan ancaman kelaparan massal akibat terhambatnya distribusi makanan, obat-obatan, dan bahan rekonstruksi.

Baca juga:

BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera

Data dari Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak.

Israel menutup pintu bantuan, padahal rakyat Gaza membutuhkan makanan dan obat-obatan segera,

Kementerian Kesehatan Gaza

Israel Langgar Gencatan Senjata

Pejabat Palestina juga menyebut Israel belum memenuhi komitmen utama dalam perjanjian gencatan senjata, termasuk izin masuk bantuan medis, perlengkapan tempat tinggal, dan peralatan rekonstruksi.

Meski gencatan senjata berlaku sejak 10 Oktober 2025, tentara Israel tetap melakukan serangan hampir setiap hari. Dilansir Antara, serangan Israel telah menewaskan 961 warga Palestina dan melukai 3.020 lainnya. (*)

#Iran #Israel #Jalur Gaza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Bagikan