Indonesia Jadi Bos Pasukan Perdamaian Gaza, TNI Siap Guncang Dunia di Jalur Merah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Indonesia Jadi Bos Pasukan Perdamaian Gaza, TNI Siap Guncang Dunia di Jalur Merah

Ilustrasi. ANTARA/Walda Marison.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Komisi I DPR RI mendukung penuh penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza, Palestina. Langkah strategis ini mempertegas kontribusi nyata Indonesia yang melampaui sekadar dukungan politik, melainkan aksi konkret di lapangan untuk menjaga perdamaian dunia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa kepercayaan dunia internasional ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar. Menurutnya, posisi tersebut mencerminkan pengakuan global terhadap profesionalisme Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam berbagai misi perdamaian selama ini.

"Komisi I DPR RI dengan tegas mendukung langkah pemerintah dan TNI dalam menjalankan penugasan ini," ujar Dave Laksono, Jumat (20/2).

Baca juga:

8.000 TNI Bakal Dikirim ke Gaza, Komisi I DPR Ingatkan Risiko dan Mandat Perdamaian

Kepercayaan Dunia pada Profesionalisme TNI

Kehadiran pasukan Indonesia di tengah konflik Timur Tengah diyakini akan membawa dampak positif bagi stabilisasi kawasan.

Dave menyebutkan bahwa pengiriman personel ini akan memperkuat reputasi bangsa sebagai negara yang konsisten memegang teguh amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia.

DPR juga memberikan catatan penting agar pemerintah mempersiapkan segala aspek secara matang sebelum keberangkatan.

Persiapan tersebut mencakup dukungan logistik yang mumpuni, aturan pelibatan (rules of engagement) yang jelas, hingga jaminan perlindungan bagi prajurit yang bertugas di medan konflik.

Solidaritas Nyata di Jalur Gaza

Baca juga:

Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza dan Solusi Dua Negara di Forum BoP

Kepastian keterlibatan Indonesia muncul setelah Panglima ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, mengumumkan lima negara pertama yang akan mengirimkan personel ke Gaza. Selain Indonesia, negara lain yang bergabung adalah Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania.

"Pengiriman pasukan Indonesia bukan hanya menjadi simbol solidaritas, tetapi juga wujud nyata komitmen bangsa dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia," tambah Dave.

Komisi I DPR RI berjanji akan mengawal misi ini agar berjalan sesuai koridor hukum internasional. Fokus utama tetap pada keselamatan pasukan sambil memastikan mandat internasional terlaksana secara terukur demi kedaulatan warga Palestina di Gaza.

#Gaza #Jalur Gaza #Dewan Perdamaian Gaza #DPR #DPR RI
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Raker Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan Komisi XII DPR Bahas Program Kompor Listrik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (tengah) usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR, di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Raker Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan Komisi XII DPR Bahas Program Kompor Listrik
Berita Foto
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Aksi unjuk rasa Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Tangerang di Gerbang Pancasila, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Berita Foto
Raker Menpora Erick Thohir Bahas Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir saat mengikuti Raker dengan Komisi X DPR, di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Raker Menpora Erick Thohir Bahas Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery
Berita Foto
Raker Perdana Kepala BGN Naniek S Deyang dengan Komisi IX DPR Bahas RKA 2027
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S.Deyang saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR, di Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Raker Perdana Kepala BGN Naniek S Deyang dengan Komisi IX DPR Bahas RKA 2027
Indonesia
Ratusan Kepala Sekolah Mundur Usai Temuan BPK, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola BOS
Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) mengungkap latar belakang di balik mundurnya ratusan kepala sekolah dari jabatannya secara massal.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Ratusan Kepala Sekolah Mundur Usai Temuan BPK, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola BOS
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Indonesia
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar mampu menjadi sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Indonesia
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Komcad bukanlah aparat yang memiliki tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Indonesia
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Kebijakan ini menjadi krusial setelah para peternak mengeluhkan anjloknya harga telur hingga menyentuh Rp 24.000 per kilogram.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Bagikan