1.477 Orang di Jakarta Meninggal Dunia akibat Omicron

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 17 Maret 2022
1.477 Orang di Jakarta Meninggal Dunia akibat Omicron

Pemakaman jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara, Senin, (28/6/2021). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puncak penyebaran varian Omicron atau gelombang ketiga COVID-19 di tanah air perlahan terlewati. Tapi, peristiwa tersebut meninggalkan dampak cukup besar terutama di sektor kesehatan.

Sebanyak 1.477 orang di Jakarta meninggal akibat terpapar COVID-19 varian baru Omicron. Data tersebut dilaporkan sejak 1 November 2021 sampai 16 Maret 2022 atau sejak varian baru virus corona B.1.1.529 merebak.

Jumlah paling banyak adalah mereka yang belum menerima vaksin sama sekali dengan angka 44 persen. Sebagian besar yang wafat ternyata sudah menerima vaksin lengkap atau dua dosis dan booster.

Baca Juga:

Miliki Tingkat Penyebaran Lebih Cepat, Varian Anak Omicron Kini Jadi Ancaman Baru

"44 persen (kasus wafat di era Omicron) belum vaksin, 6 persen baru dosis 1, 36 persen dosis 2, yang sudah booster 3 persen, yang tidak ada data 12 persen," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia saat dihubungi awak media, Kamis (17/3).

Dwi menuturkan, kebanyakan kasus meninggal dunia yang sudah menerima vaksin dosis lengkap, karena mereka memiliki penyakit bawaan atau komorbid berat.

"Siapa tahu komorbid memang tidak terkendali sebelumnya, sehingga walau punya riwayat vaksin yang baik, tapi kalau komorbidnya berat, ya tentu peluang jadi COVID-19 berat juga makin besar," paparnya.

Baca Juga:

Varian Gabungan Delta X Omicron Teridentifikasi, tapi Deltacron Bukan Ancaman

Anak buah Gubernur Anies Baswedan meminta, masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi dosis satu dan dua, bahkan booster jika sudah memenuhi syarat.

Pasalnya, berdasarkan penelitian, warga yang sudah divaksin kemungkinan tak terkena gejala berat akan berkurang meski terpapar.

"Faktor risiko pada orang punya komorbid, itu penting sekali, supaya kondisi sakit terkendali, tercapai target terapi dan kita bisa mengurangi risiko COVID-19 berat," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Kasus COVID-19 di Indonesia Turun setelah Melewati Puncak Gelombang Omicron

#COVID-19 #Kasus COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan