1.192 Honorer dan TKPK Pemkot Solo Terancam Gagal Diangkat Jadi PPPK

Mula AkmalMula Akmal - Sabtu, 01 Oktober 2022
1.192 Honorer dan TKPK Pemkot Solo Terancam Gagal Diangkat Jadi PPPK

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melantik dan memutasi PNS Pemkot Solo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 1.192 pegawai honorer dan Tenaga Kerja dengan Perjanian Kontrak (TKPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah terancam gagal diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu terjadi karena dari hasil verifikasi administrasi tidak memenuhi syarat yang ditentukan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga:

Pemkot Bandung Prioritaskan Pegawai Honorer K2 jadi PPPK

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan pihaknya telah melakukan verifikasi dan validasi terhadap 4.906 pegawai honorer dan TKPK di lingkungan Pemkot Solo.

Dari jumlah itu, 1.192 di antaranya gagal memenuhi kriteria yang dipersyaratkan di Surat Edaran Kemenpan RB bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Ada tenaga kerja Non-ASN di Solo sebanyak 4.906 orang tersebar di sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kita lakukan validasi," ujar Dwi, Jumat (30/9).

Dikatakannya, semua data pegawai honorer di OPD disetorkan dan dilakukan verifikasi.
ebanyak dua kali dengan mengacu kriteria yang dipersyaratkan BKN. Syarat itu meliputi
sumber pembiayaan, pengengkatan dan penempatan di instansi pemerintah, usia 20-58 hingga 31 Desember 2021, serta masa kerja.

"Setelah kita lakukan verifikasi dan validasi ada 1.192 orang yang tidak masuk kriteria," katanya.

Baca Juga:

Para Bupati Masih Keberatan Penghapusan Tenaga Honorer

Ia menyebut hanya 3.714 pegawai lainnya yang lolos verifikasi dan validasi diimport ke Basis Data BKN. Dalam sistem pusat tersebut ada proses skrining lagi dan hasilnya 151 gagal diimport ke basis data itu.

"Sebanyak 151 ini alasannya beragam karena tidak menyertakan ijazah dan sebagainya. Jadi yang bisa terimport ke data BKN itu 3.565 pegawai saja," katanya.

Ia mengatakan dengan hasil verifikasi ini hanya sebanyak 3.714 pegawai yang bisa diusulkan menkadi PPPK. Sedangkan 1.192 orang terancam dicoret gagal jadi PPPK.

"Yang tidak lolos tidak kita berhentikan, tetap kita pekerjakan dengan sistem outsourcing. Ini dem pelayanan tetap jalan," ucap dia.

Wali Kota Solo, Gibran Rakahuming memastikan persoalan ini tengah dalam pembahasan. Ia pun telah memberikan arahan pada dinas terkait agar bisa mengelola pegawai tersebut dengan baik.

"Jangan khawatir yang tidak lolos verifikasi tidak akan kita berhentikan karen kami juga butuh tenaga mereka untuk pelayanan," ujar Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Dari 21 Ribu Honorer di Pemkab Bogor, Hanya 17 Ribu Yang Bisa Jadi PPPK

#PPPK #Wali Kota Solo #Gibran Rakabuming
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Kemendikdasmen dan lembaga terkait juga sedang membahas mekanisme seleksi bagi ratusan ribu guru non-ASN tersebut yang sudah masuk sistem Dapodik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Indonesia
Polemik Guru Honorer Berakhir di Tahun 2026 Butuh Kebijakan Afirmasi Pusat
Penyelesaian polemik guru honorer yang terdapat di sekolah negeri mesti dilakukan dalam kerangka perbaikan manajemen tata kelola ASN secara komprehensif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Polemik Guru Honorer Berakhir di Tahun 2026 Butuh Kebijakan Afirmasi Pusat
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
Kemendagri Pastikan APBD Cukup Buat Bayar PPPK
Saat ini, Kemendagri mendorong penyehatan fiskal melalui dua jalur, yakni pengendalian belanja pegawai dan penguatan pendapatan daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Kemendagri Pastikan APBD Cukup Buat Bayar PPPK
Indonesia
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan surat teguran tersebut diterimanya belum lama ini.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Indonesia
DPR Tegas Tolak Pemecatan Guru PPPK Paruh Waktu, Peringatkan Dampak ke Siswa
DPR meminta pemda tidak memecat guru PPPK paruh waktu. Kebijakan ini dinilai berdampak serius pada siswa dan kualitas pendidikan di tengah efisiensi anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
DPR Tegas Tolak Pemecatan Guru PPPK Paruh Waktu, Peringatkan Dampak ke Siswa
Indonesia
Pramono Anung Ogah Berhentikan PPPK, Anggaran Seremonial Bisa Dihilangkan
Kevin mengakui, APBD Jakarta menanggung beban yang berat pada belanja pegawai. Kendati demikian, ASN dan PPPK yang mengantungkan penghidupannya kepada pekerjaannya tetap harus dipertahankan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Pramono Anung Ogah Berhentikan PPPK, Anggaran Seremonial Bisa Dihilangkan
Indonesia
Anggaran Belanja Pegawai Dibatasi, Pramono Janji Tidak Pecat PPPK
pembatasan belanja pegawai ini sebenarnya masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan oleh pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Anggaran Belanja Pegawai Dibatasi, Pramono Janji Tidak Pecat PPPK
Indonesia
THR PPPK Jateng Cair H-7 Lebaran, Pemprov Siapkan Rp 6 Miliar untuk 13 Ribu Pegawai
Pemprov Jawa Tengah menyiapkan anggaran Rp 6 miliar untuk THR bagi 13.077 PPPK paruh waktu. Gubernur Ahmad Luthfi memastikan THR cair sekitar H-7 Lebaran 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
THR PPPK Jateng Cair H-7 Lebaran, Pemprov Siapkan Rp 6 Miliar untuk 13 Ribu Pegawai
Bagikan