Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut

Ilustrasi: Presiden Prabowo Subianto berdiri menyapa warga dari mobil Pindad Maung Garuda. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kinerja setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menarik perhatian dan sorotan dari berbagai kalangan, termasuk pengamat politik.

Salah satu kritik datang dari Pengamat politik, Ray Rangkuti. Ia memberikan penilaian yang cukup rendah terhadap kinerja pemerintah.

"Kalau dikasih nilai dalam satu tahun terakhir pemerintahan Pak Prabowo, nilainya enam," ujar Ray kepada wartawan di Jakarta, dikutip Selasa (21/10).

Baca juga:

Banggar DPR Soroti 4 Isu Krusial Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sorotan Tata Kelola dan Demokrasi

Ray Rangkuti berpendapat bahwa dari segi reformasi politik dan demokrasi, pemerintahan saat ini belum menunjukkan arah yang lebih terbuka atau partisipatif. Selain itu, kondisi ekonomi dinilainya juga belum membaik.

Menurut Direktur Lingkar Madani Indonesia ini, tata kelola pemerintahan selama setahun terakhir terlihat tidak terkoordinasi dengan baik dan semrawut.

"Jadi pemerintahan Prabowo-Gibran ini menurut saya semrawut," katanya.

Ray mencontohkan kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025, yang mencakup perusakan gedung DPR dan rumah sejumlah anggota dewan. Menurutnya, protes publik ini mengindikasikan adanya kegagalan dalam mengelola politik selama setahun kepemimpinan Presiden Prabowo.

Selain itu, program makan bergizi gratis juga terus menjadi sorotan. Ray menilai hal ini menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam tata kelola kebijakan yang dianggap belum matang.

Baca juga:

Setahun Pemerintahan Prabowo, Komisi I DPR: Diplomasi Indonesia Mengguncang Dunia

Ray juga menyoroti adanya gejala kemunduran dalam agenda reformasi demokrasi, yang terlihat dari menguatnya peran militer di ranah sipil. Ia menunjuk pada penempatan sejumlah perwira aktif maupun purnawirawan TNI di jabatan sipil strategis, termasuk di perusahaan BUMN. Fenomena ini mempertegas tren militerisasi kekuasaan di bawah pemerintahan baru, yang berpotensi mengikis semangat reformasi 1998.

Namun, Ray Rangkuti memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dinilai positif dalam mengungkap kasus korupsi. Keberhasilan Kejagung menangkap sejumlah pelaku korupsi kelas kakap dianggap telah membongkar ‘noda’ dalam pemerintahan.

"Pemberantasan korupsi lumayan, bukan oleh KPK, oleh Kejaksaan Agung. Nah di situ saya memberi apresiasi kepada Pak Prabowo," jelas Ray. (Knu)

#Prabowo Subianto #Presiden Prabowo Subianto #Gibran Rakabuming #Gibran Rakabuming Raka #Ray Rangkuti #Pengamat Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Kritik yang disampaikan kepada pemerintah maupun dirinya, termasuk melalui laporan Celios, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Indonesia
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Prabowo Subianto mengenang dukungan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia saat menjamu Presiden Abdel Fattah El-Sisi di Istana Negara. Salin meta description
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kini belum mereda. Direktur P3S, Jerry Massie, menilai setiap calon pejabat negara harus memenuhi persyaratan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan berlanjut ke DPR. Hal itu diungkapkan Direktur P3S, Jerry Massie.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Bagikan